Harga kopi pada Minggu pagi, 25 Januari 2026, tercatat bergerak naik secara serentak di pasar dunia. Pembaruan dari Bursa Komoditas Vietnam (MXV) menunjukkan penguatan terjadi di tiga bursa berjangka utama, yakni ICE Futures Europe, ICE Futures US, dan B3 Brazil.
Di bursa London, harga kopi Robusta pada penutupan sesi perdagangan terakhir melonjak pada seluruh periode pengiriman. Kontrak Januari 2026 naik tajam sebesar 176 USD/ton menjadi 4.332 USD/ton. Sementara itu, kontrak September 2026 meningkat 77 USD/ton menjadi 3.898 USD/ton.
Di bursa New York, harga kopi Arabika juga melanjutkan tren kenaikan di semua periode pengiriman. Kontrak Maret 2026 berbalik arah dan naik 3,2 sen/lb menjadi 350,9 sen/lb. Kontrak Desember 2026 turut menguat 2,25 sen/lb menjadi 315,95 sen/lb.
Adapun di bursa Brasil (B3), harga Arabika Brasil tercatat naik di seluruh periode pengiriman. Kontrak Maret 2026 mencapai 433,15 sen/lb, meningkat tipis 0,85 sen/lb dibandingkan sehari sebelumnya. Kontrak Desember 2026 juga naik 3,0 sen/lb menjadi 384,65 sen/lb.
Sejalan dengan penguatan global, harga kopi domestik Vietnam pada 25 Januari juga berbalik naik tajam. Dibandingkan hari sebelumnya, harga di pasar dalam negeri meningkat sekitar 1.600–1.800 VND/kg, dengan kisaran 100.500–101.000 VND/kg di wilayah penghasil utama di Dataran Tinggi Tengah.
Secara rinci, harga kopi di Provinsi Dak Lak melonjak 1.800 VND/kg menjadi 101.000 VND/kg, tertinggi secara nasional pada hari ini. Di Provinsi Gia Lai, harga diperdagangkan pada 100.800 VND/kg, naik 1.600 VND/kg. Sementara di Provinsi Lam Dong, harga mencapai 100.500 VND/kg, meningkat 1.700 VND/kg dibandingkan kemarin.

