BERITA TERKINI
Ahli Gizi Ingatkan Risiko Serat Berlebihan di Tengah Tren Fibermaxxing

Ahli Gizi Ingatkan Risiko Serat Berlebihan di Tengah Tren Fibermaxxing

Tren diet dengan memperbanyak asupan serat atau dikenal sebagai fibermaxxing belakangan ramai dibicarakan. Namun, ahli gizi klinis Dr. dr. Luciana B. Sutanto, MS, SpGK(K) mengingatkan bahwa konsumsi serat yang berlebihan dapat memicu masalah kesehatan dan mengganggu keseimbangan asupan nutrisi.

“Segala sesuatu yang berlebihan akan berakibat tidak baik. Konsumsi serat berlebihan akan mengurangi asupan makanan dari kelompok lain, misalnya bahan makanan sumber karbohidrat dan protein,” kata Luciana saat dihubungi dari Jakarta, Jumat.

Luciana menyebut kebutuhan serat harian orang Indonesia berkisar 30 hingga 37 gram per hari. Jika asupannya melebihi kebutuhan, kondisi tersebut berisiko mengganggu keseimbangan nutrisi karena dapat menurunkan asupan zat gizi penting lainnya.

Selain itu, konsumsi serat yang terlalu tinggi tanpa diimbangi cairan yang cukup juga dapat memicu gangguan pencernaan. “Konsumsi serat berlebihan, jika tidak diimbangi asupan air yang cukup, dapat menyebabkan sembelit,” ujarnya.

Meski demikian, Luciana menegaskan serat tetap memiliki peran penting bagi kesehatan tubuh dan sebaiknya dikonsumsi sesuai kebutuhan. Serat dapat membantu melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit, membantu mengontrol berat badan karena menimbulkan rasa kenyang lebih lama, serta membantu menjaga kadar gula darah dalam kisaran normal.

Serat juga berperan dalam menurunkan kadar kolesterol jahat, mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus, serta mengurangi risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan kanker usus besar.

Luciana mengimbau masyarakat agar tidak sekadar ikut-ikutan tren diet populer yang tidak jelas dasar ilmiahnya. Ia menyarankan agar masyarakat berpegang pada pedoman gizi dari institusi resmi. “Sebaiknya mengikuti pedoman yang dianjurkan institusi yang bertanggung jawab. Anjuran konsumsi sayur dan buah, yang keduanya merupakan sumber serat, adalah setengah dari piring makan kita,” katanya.