Kepercayaan diri kerap menjadi hal yang ingin ditingkatkan banyak orang, terlebih saat memasuki tahun baru dan menyusun resolusi. Namun, membangun rasa percaya diri tidak bisa dilakukan secara instan. Ada sejumlah kebiasaan dan langkah sederhana yang bisa dicoba untuk melatihnya secara bertahap.
Salah satu cara yang disarankan adalah berani menghabiskan waktu sendiri, misalnya nongkrong di kafe atau makan di restoran tanpa ditemani orang lain. Anggapan bahwa melakukan aktivitas tersebut berarti tidak punya teman atau sedang sendiri dinilai hanya asumsi. Menghabiskan waktu sendiri disebut dapat membantu meningkatkan kemandirian, menjadi ruang untuk lebih memahami diri, sekaligus menjadi kegiatan yang menyenangkan.
Cara berikutnya adalah melakukan positive self-talk atau afirmasi, misalnya di depan kaca pada pagi hari sebelum beraktivitas. Afirmasi dapat membantu membangun sugesti positif. Alih-alih mengucapkan kalimat seperti “Saya tidak bisa menangani ini” atau “Ini tidak mungkin”, seseorang bisa menggantinya dengan kalimat yang lebih mendukung, seperti “Kamu bisa melakukannya” atau “Yang harus saya lakukan hanyalah mencoba”.
Penampilan juga disebut dapat berpengaruh terhadap rasa percaya diri. Pakaian dan gaya rambut yang rapi serta sesuai dengan gaya pribadi dapat membuat seseorang merasa lebih nyaman. Mencoba tampilan baru juga dinilai bisa mendorong perubahan cara berpikir atau berperilaku, sehingga membantu seseorang merasa lebih percaya diri.
Selain itu, mengembangkan hobi dan bakat yang dimiliki menjadi langkah lain yang dapat memperkuat kepercayaan diri. Hobi dan minat yang diasah tidak hanya membantu mengurangi stres, tetapi juga dapat menjadi kelebihan tersendiri dan berpotensi menghasilkan prestasi yang membanggakan.
Rasa percaya diri juga dapat ditingkatkan dengan mengurangi kebiasaan minder terhadap kekurangan diri. Setiap orang memiliki kekurangan, namun tidak semua orang memilih untuk terus meratapi hal tersebut. Mengingat tidak ada manusia yang sempurna, kecemasan terhadap kekurangan dinilai perlu disingkirkan agar lebih fokus pada pengembangan diri.
Terakhir, kebiasaan tersenyum disebut dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri. Senyum dinilai membuat seseorang terlihat lebih menarik, lebih dapat dipercaya, dan lebih mudah didekati. Cara seseorang tersenyum juga dapat memengaruhi pandangan orang lain, karena senyum yang hangat cenderung memberi kesan terbuka.

