Petis udang kerap digunakan sebagai bumbu dalam berbagai masakan khas Jawa Timur, termasuk kuliner Surabaya seperti lontong balap. Setelah membeli atau membuat petis udang, penyimpanan yang tepat diperlukan agar petis tidak berjamur maupun berubah rasa menjadi asam.
Pemilik usaha Petis Maju Tresno di Gresik, Faizul Mubarok, menjelaskan bahwa petis udang pada dasarnya bisa disimpan di berbagai tempat, asalkan menjaga kebersihannya. Menurutnya, petis sebaiknya tidak terkena sinar matahari langsung dan tidak terkena percikan air.
Selain itu, ia mengingatkan agar penggunaan petis dilakukan dengan peralatan yang bersih. Sendok untuk mengambil petis, kata Faizul, tidak boleh kotor dan tidak boleh tercampur dengan bahan masakan lainnya.
Faizul juga menyebutkan pengalamannya dari pelanggan yang menyimpan petis produksinya hingga satu tahun. Ia mengatakan, petis tersebut tetap dalam kondisi baik karena disimpan di kulkas.

