Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pinrang kembali menjadi perhatian setelah beredar video yang memperlihatkan buah naga diduga berulat. Buah tersebut disebut-sebut merupakan bagian dari Menu Istimewa yang disalurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sawitto 01 Pinrang.
Menu Istimewa itu diketahui didistribusikan pada Senin, 16 Maret 2026. Menanggapi dugaan tersebut, Kepala SPPG Sawitto 01 Pinrang Ahmad Wirandani mengatakan pihaknya telah melakukan penyortiran buah naga sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat.
“Kurang tahu juga, tapi kami sudah sortir (buah naga) sebelumnya,” kata Ahmad Wirandani saat dikonfirmasi pada Selasa, 17 Maret.
Ia menyebutkan, total buah naga yang didistribusikan pada Menu Istimewa tersebut mencapai 2.335 buah. Menurutnya, pilihan buah pada paket itu bersifat opsional antara buah naga dan pir, dengan jumlah buah naga lebih banyak dibanding pir.
Ahmad Wirandani juga menyampaikan, sementara ini terdapat dua sekolah yang melaporkan adanya buah naga bermasalah, yakni SDN 3 Pinrang dan MIS DDI Kampung Jaya Pinrang.
“Untuk sementara baru 2 sekolah,” ujarnya.
Terkait jumlah buah yang dikeluhkan, ia mengatakan pihaknya masih menunggu data rinci dari sekolah. SPPG telah meminta informasi jumlah buah naga yang akan digantikan, namun hingga saat ini belum menerima laporan tersebut.
“Kurang tahu juga (jumlah) aslinya berapa. Tapi kami sudah minta datanya berapa buah yang mau digantikan. Belum ada dikirim sekolah,” tuturnya.

