Mengepel lantai menjadi salah satu cara paling dasar untuk menjaga kebersihan rumah. Selain membuat permukaan terlihat mengilap, kegiatan ini membantu mengangkat debu, minyak, serta kotoran yang menempel setiap hari. Namun, hasil pel yang memuaskan tidak hanya ditentukan oleh seberapa sering dilakukan, melainkan juga dipengaruhi bahan pembersih dan teknik mengepel.
Sejumlah orang mengeluhkan lantai justru menimbulkan bau amis setelah dipel. Alih-alih segar, ruangan terasa pengap dan tidak nyaman. Kondisi ini kerap terjadi ketika sisa kotoran tidak terangkat sempurna atau cairan pembersih yang digunakan tidak sesuai dengan jenis lantai.
Masalah lain yang juga sering muncul adalah permukaan lantai menjadi licin. Beberapa cairan pel dapat meninggalkan lapisan yang membuat lantai terasa lengket dan berisiko saat diinjak, meski tampak bersih. Karena itu, diperlukan cara yang tepat agar lantai benar-benar bersih, tidak berbau, dan aman dipijak.
Salah satu trik yang dibagikan pengguna Instagram @tari_ari_aja adalah menambahkan perasan jeruk nipis ke dalam cairan pembersih lantai. Ia menyebut campuran ini dapat membuat lantai lebih kesat dan wangi. Aroma sitrus dari jeruk nipis juga disebut membantu membuat rumah lebih nyaman karena nyamuk tidak menyukai baunya.
Berikut langkah yang ditunjukkan dalam tutorial tersebut.
1. Campurkan jeruk nipis dan sabun pembersih lantai
Siapkan sekitar satu setengah buah jeruk nipis, lalu peras dan masukkan perasannya ke dalam ember kecil. Sisa potongan jeruk nipis juga dimasukkan. Setelah itu, tambahkan sabun pembersih lantai varian serai secukupnya.
2. Larutkan dengan air hangat
Tuang air hangat ke dalam ember, lalu aduk hingga tercampur rata. Air hangat disebut membantu melarutkan minyak dan kotoran sehingga hasil pel lebih maksimal, sekaligus membuat lantai terasa lebih kesat setelah kering.
3. Gunakan untuk mengepel seperti biasa
Celupkan kain pel ke dalam campuran, lalu peras secukupnya sebelum digunakan. Disarankan agar kain pel tidak terlalu basah supaya air tidak mengendap di lantai. Dengan cara ini, lantai disebut lebih bersih, tidak berbau amis, dan tidak terasa lengket.
4. Manfaatkan aroma segar di ruangan
Aroma serai dan jeruk nipis yang menyebar setelah mengepel memberikan wangi segar di ruangan. Dua bahan ini juga dikenal memiliki aroma yang tidak disukai nyamuk dan serangga kecil.
Selain jeruk nipis dan serai, terdapat beberapa bahan dapur lain yang kerap digunakan sebagai pengusir nyamuk alami. Serai disebut mengandung citronella, sementara kulit jeruk mengandung limonene. Daun kemangi memiliki aroma khas yang mengandung eugenol dan linalool. Bawang putih juga kerap dimanfaatkan karena kandungan allicin yang beraroma tajam. Sementara itu, ampas atau bubuk kopi dapat digunakan, terutama di area lembap; aromanya disebut efektif membuat nyamuk menjauh, termasuk saat dibakar.

