BERITA TERKINI
Harga Bumbu Dapur Berubah: Bawang Putih Naik, Cabai Rawit Merah Mulai Turun

Harga Bumbu Dapur Berubah: Bawang Putih Naik, Cabai Rawit Merah Mulai Turun

Pergerakan harga bumbu dapur di sejumlah pasar tradisional kembali berfluktuasi pada awal pekan ini. Berdasarkan pemantauan laman resmi harga pangan pemerintah, data pada Rabu (17/6/2026) menunjukkan harga cabai rawit merah mengalami penurunan, sementara bawang putih justru semakin mahal.

Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia mencatat harga bawang putih ukuran sedang naik 5,12% dibandingkan pekan sebelumnya. Kenaikan tersebut mendorong harga bawang putih mencapai Rp43.150 per kilogram, dari sebelumnya sekitar Rp39.470 per kilogram berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan.

Di sisi lain, harga cabai rawit merah mulai turun setelah sempat berada pada level tinggi. Di tingkat pengecer, harganya turun sekitar 3,25% menjadi Rp73.000 per kilogram dari sebelumnya Rp75.750 per kilogram. Penurunan ini disebut mulai terjadi sejak Senin (15/6/2026), seiring pasokan dari daerah sentra produksi yang dinilai lebih lancar.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), I Gusti Ketut Astawa, mengatakan pemerintah terus melakukan mobilisasi stok cabai dari daerah surplus ke wilayah yang masih mencatat harga tinggi.

“Papua, Papua Selatan, Maluku Utara, Kalimantan Utara, Papua Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Maluku, Kepulauan Riau, Gorontalo, Papua Barat, dan Sulawesi Tenggara masih berada di atas harga acuan penjualan. Ini menjadi potensi yang bisa didorong melalui distribusi hasil panen dari daerah sentra produksi,” ujar Ketut dalam keterangannya, Rabu (17/6/2026).

Ketut menambahkan, produksi cabai rawit merah sempat tertekan akibat anomali cuaca serta serangan hama dan penyakit. Namun, ia menilai peningkatan produksi secara bertahap berpotensi mendorong harga turun dalam beberapa waktu ke depan.

“Dengan kondisi saat ini dan produksi yang terus berjalan, kami berharap harga cabai ke depan dapat berangsur turun,” kata Ketut.