BERITA TERKINI
Tren Kuliner di Palangka Raya Meningkat, DPRD Dorong Penguatan Pendampingan UMKM

Tren Kuliner di Palangka Raya Meningkat, DPRD Dorong Penguatan Pendampingan UMKM

PALANGKA RAYA — Perkembangan tren kuliner di Kota Palangka Raya dinilai membuka peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hal ini menjadi perhatian Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Jati Asmoro.

Jati menilai industri kuliner di kota tersebut terus menunjukkan tren positif. Beragam jenis usaha, mulai dari makanan tradisional, kafe dengan konsep estetis, hingga kuliner kreatif yang diminati generasi muda, semakin banyak bermunculan dan mendapat respons baik dari pasar.

Menurutnya, kondisi ini perlu direspons cepat oleh pemerintah kota melalui dukungan regulasi dan fasilitas yang konkret. Ia menyebut UMKM kuliner telah terbukti berperan dalam menyerap tenaga kerja lokal serta menggerakkan roda ekonomi di tingkat bawah.

Jati menekankan perlunya intervensi pemerintah yang dinilai mendesak, terutama perluasan akses promosi dan pemasaran, serta penyederhanaan birokrasi perizinan usaha. Ia menilai kemudahan legalitas dapat mendorong pelaku UMKM naik kelas dan menjadi lebih profesional.

Ia juga menyatakan sektor kuliner tidak hanya menjadi penopang ekonomi keluarga bagi pelaku usaha, tetapi turut berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan ekosistem ekonomi kreatif.

Namun demikian, Jati mengingatkan agar pertumbuhan usaha juga diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, ia mendorong program pelatihan manajemen usaha dan pendampingan berkala dilakukan secara berkesinambungan.

Di tengah perkembangan era digital, Jati juga meminta pelaku usaha kuliner lokal lebih adaptif terhadap teknologi informasi. Menurutnya, langkah menuju digitalisasi penting untuk bertahan dan bersaing di pasar, terutama melalui pemasaran digital dengan memanfaatkan media sosial dan platform pemesanan daring.