BERITA TERKINI
Terasi Kaya Protein, Dokter Ingatkan Konsumsi Berlebihan Berisiko Picu Hipertensi

Terasi Kaya Protein, Dokter Ingatkan Konsumsi Berlebihan Berisiko Picu Hipertensi

Terasi dikenal sebagai bumbu dapur yang kerap digunakan untuk memperkuat aroma dan rasa masakan. Bahan ini dibuat dari udang atau ikan kecil yang difermentasi, sehingga menghasilkan cita rasa gurih dengan aroma khas yang cukup kuat. Selain populer di Indonesia, terasi juga menjadi bahan penting dalam sejumlah masakan di Asia Tenggara dan Tiongkok.

Di tengah popularitasnya, muncul pertanyaan soal keamanan mengonsumsi terasi dalam jumlah banyak. Pasalnya, beredar anggapan bahwa terasi dapat memicu hipertensi jika dikonsumsi berlebihan.

Menanggapi hal itu, dr. Ida Gunawan menjelaskan bahwa terasi memang dapat menjadi sumber protein, terutama bila dibuat secara alami dari udang atau ikan segar yang difermentasi tanpa campuran zat tambahan berbahaya.

“Dalam udang maupun ikan itu sangat kaya akan protein. Oleh karena itu tidak heran kalau terasi juga kaya protein, selama dibuat secara asli dan alami,” ujar dr. Ida.

Menurutnya, protein berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh serta membantu tubuh melawan virus dan bakteri. Meski demikian, konsumsi terasi tetap perlu dibatasi seperti halnya bahan makanan lain.

dr. Ida mengingatkan, risiko hipertensi dapat meningkat jika terasi dikonsumsi berlebihan, terutama apabila produk terasi mengandung tambahan garam yang tinggi. Karena itu, terasi sebaiknya dinikmati sebagai bagian dari pola makan seimbang dan tidak berlebihan.