CIREBON — Kawasan Street Food Moh Toha di Kecamatan Kejaksan, Cirebon, menjadi salah satu tujuan kuliner malam yang ramai dikunjungi. Beragam pilihan makanan tersedia di lokasi ini, mulai dari sate, seafood, hingga camilan kekinian dengan harga yang dinilai ramah di kantong.
Aktivitas kuliner di kawasan tersebut biasanya mulai terlihat sejak sore sekitar pukul 16.00 WIB. Deretan tenda dan gerobak pedagang berjejer di sisi jalan, menghadirkan aroma makanan yang menarik perhatian pengunjung. Suasana ramai umumnya berlangsung hingga sekitar pukul 22.00 WIB, menjadikannya pilihan bagi warga maupun wisatawan yang ingin makan malam atau sekadar bersantai.
Keragaman menu menjadi daya tarik utama. Penikmat sate dapat menemukan pilihan sate ayam dan kambing yang dibakar langsung di tempat, kemudian disajikan dengan sambal kacang atau kecap pedas. Sementara itu, penggemar seafood dapat memilih hidangan seperti cumi-cumi, kerang, dan ikan bakar dengan bumbu yang kaya rasa.
Selain itu, sejumlah pedagang juga menawarkan gorengan, mi, serta makanan berat seperti Nasi Jamblang dan Nasi Lengko. Ragam pilihan tersebut membuat kawasan ini dapat dikunjungi berbagai kalangan, mulai dari pelajar, keluarga, hingga wisatawan.
Banyak pengunjung datang tidak hanya untuk menikmati makanan, tetapi juga merasakan suasana jajanan malam pinggir jalan yang sederhana namun hangat. Lokasinya yang strategis dan tidak jauh dari pusat kota turut mendukung tingginya minat kunjungan. Akses yang mudah membuat orang dapat singgah tanpa harus berjalan jauh untuk parkir, meski pada jam ramai lalu lintas di sekitar lokasi terkadang padat.
Keberadaan Street Food Moh Toha juga disebut berdampak pada ekonomi warga sekitar. Di kawasan ini, banyak pedagang kecil yang berjualan, disertai layanan pendukung seperti parkir, kebersihan, dan penyewaan perlengkapan. Bagi sebagian warga, aktivitas tersebut menjadi sumber penghasilan tambahan, termasuk bagi pedagang yang sebelumnya hanya berjualan pada siang hari dan kini dapat melanjutkan usaha pada malam hari.

