Rumor terbaru mengenai lini jam tangan pintar Samsung kembali beredar, kali ini menyoroti model yang disebut sebagai Samsung Galaxy Watch 9 Ultra. Perangkat tersebut dikabarkan akan membawa peningkatan kapasitas penyimpanan internal dari 32 GB menjadi 64 GB.
Peningkatan ini dinilai sebagai pembaruan yang tidak terlalu radikal, namun berpotensi terasa signifikan bagi pengguna tertentu. Dengan ruang penyimpanan yang lebih besar, pengguna disebut dapat menampung lebih banyak aplikasi, media, serta kebutuhan penggunaan offline, terutama bagi mereka yang kerap memanfaatkan smartwatch sebagai perangkat mandiri tanpa harus selalu terhubung ke ponsel.
Meski begitu, peningkatan penyimpanan tersebut juga dipandang sebagai penyempurnaan ketimbang lompatan teknologi besar. Bagi pemilik Galaxy Watch Ultra generasi sebelumnya, perubahan ini disebut belum tentu menjadi alasan kuat untuk melakukan upgrade, kecuali kapasitas penyimpanan merupakan kebutuhan utama dalam aktivitas harian. Di tengah rumor yang beredar, desain dan fungsi inti perangkat juga diperkirakan tidak mengalami banyak perubahan.
Di sisi lain, Samsung dilaporkan tengah menyiapkan generasi berikutnya yang diantisipasi hadir sebagai Galaxy Watch Ultra 2 pada musim panas 2026. Model yang secara internal disebut sebagai Galaxy Watch 9 Ultra ini diperkirakan menjadi penerus utama seri Galaxy Watch Ultra, dengan pengembangan yang lebih panjang yang mengisyaratkan fokus pada peningkatan yang lebih berarti.
Detail resmi mengenai Galaxy Watch Ultra 2 masih terbatas. Namun, sejumlah peningkatan yang disebut berpotensi hadir mencakup daya tahan baterai yang lebih baik, kemampuan pemantauan kesehatan yang lebih canggih, integrasi yang lebih erat dengan ekosistem Samsung, serta peningkatan performa melalui optimasi perangkat lunak dan pemrosesan.
Rumor peningkatan penyimpanan pada Galaxy Watch 9 Ultra juga mencerminkan tren yang lebih luas di pasar smartwatch. Seiring pergeseran fungsi jam tangan pintar dari sekadar perangkat notifikasi menjadi perangkat serbaguna, kapasitas penyimpanan internal menjadi faktor penting untuk mendukung pelacakan kebugaran, pemutaran media, hingga fungsi produktivitas. Ruang yang lebih besar memungkinkan pengguna menyimpan lebih banyak musik, memasang lebih banyak aplikasi, serta mengandalkan fitur offline, termasuk saat berolahraga atau beraktivitas di luar ruangan tanpa membawa ponsel.
Secara strategi, pendekatan Samsung pada seri Galaxy Watch Ultra disebut menyeimbangkan pembaruan inkremental dengan inovasi yang lebih besar. Galaxy Watch 9 Ultra diposisikan sebagai model transisi dengan peningkatan praktis, sementara Galaxy Watch Ultra 2 diharapkan menjadi pembaruan yang lebih substansial. Dengan jadwal pengembangan yang lebih panjang menuju musim panas 2026, Samsung dinilai berupaya memprioritaskan kualitas dan peningkatan fitur ketimbang sekadar pembaruan cepat.
Untuk saat ini, Galaxy Watch 9 Ultra—bila rumor tersebut akurat—diperkirakan menawarkan kemajuan bertahap yang memperkuat fondasi seri ini, sembari membuka jalan bagi model berikutnya yang diantisipasi membawa perubahan lebih besar.

