BERITA TERKINI
Rismon Sianipar Serukan Pemakzulan Gibran pada 2026, Terbitkan Buku soal Dugaan Ijazah SMA

Rismon Sianipar Serukan Pemakzulan Gibran pada 2026, Terbitkan Buku soal Dugaan Ijazah SMA

Rismon Sianipar menyatakan telah menulis sebuah buku berjudul Gibran End Game, Wapres Tak Lulus SMA setebal 268 halaman. Dalam buku itu, ia juga memuat apa yang disebutnya sebagai “Resolusi 2026” yang berisi seruan agar Gibran dimakzulkan pada tahun 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Rismon dalam podcast Madilog bersama Margi Syarif, sebagaimana dikutip dari kanal YouTube Forum Keadilan TV, Minggu, 25 Januari 2026. Ia menyebut seruan pemakzulan itu harus dilakukan tahun ini karena menilai situasi tersebut sebagai “sejarah terburuk” dalam perjalanan bangsa.

Rismon juga menyinggung klaimnya mengenai pendidikan Gibran. Ia mengatakan Indonesia, menurutnya, memiliki wakil presiden yang “tidak pernah punya ijazah SMA dari dalam dan luar negeri.”

Ia menyatakan tidak ingin generasi mendatang mempertanyakan mengapa isu pendidikan wakil presiden tidak dibahas atau dikaji pada masa sekarang. Rismon mengatakan, bila hal itu tidak diungkap, kelak sejarawan bisa menilai generasi saat ini lalai dan hal tersebut akan menjadi sesuatu yang memalukan.

Atas dasar itu, Rismon menyebut buku yang ia tulis sebagai bentuk kontribusi yang dapat ia persembahkan untuk bangsa dan negara. Ia menyatakan menulis buku tersebut agar ada catatan bahwa pada masanya terdapat anak bangsa yang mengkaji riwayat pendidikan Gibran.

Dalam pernyataannya, Rismon juga menyinggung proses pencalonan Gibran sejak Pemilihan Wali Kota Solo hingga pencalonan wakil presiden. Ia menyatakan Gibran hanya menggunakan surat keterangan penyetaraan yang menurutnya berbunyi tidak lazim.

Rismon mengutip isi surat tersebut yang menyebut “dinilai memiliki pengetahuan setara SMK peminatan akuntansi dan keuangan.” Ia mengaku pernah menanyakan kepada seorang pengurus yang disebutnya sebagai mantan kepala PDIP setempat mengenai pencantuman ijazah, dan menurutnya dijawab tidak ada.