Bapak Phan Minh Hai mengatakan program yang diluncurkan bertujuan membantu membersihkan lingkungan laut dan meminimalkan dampak sampah terhadap ekosistem alami. Program ini juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran warga setempat dan wisatawan mengenai tanggung jawab melindungi lingkungan di Semenanjung Son Tra serta pantai-pantai wisata di Da Nang.
Seusai upacara peluncuran, para sukarelawan dikerahkan secara serentak melakukan sejumlah kegiatan. Mereka mengumpulkan sampah di pantai Man Thai, kawasan Tho Quang, dan sepanjang jalan Hoang Sa di Semenanjung Son Tra. Selain itu, dilakukan kegiatan menyelam untuk mengangkat sampah serta menyingkirkan jaring ikan ilegal di kawasan Hon Sup, sebagai upaya melindungi terumbu karang dan ekosistem laut.
Rangkaian kegiatan juga mencakup lokakarya bertema “Melindungi Satwa Liar.” Dalam sesi ini, peserta mempromosikan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai dan meningkatkan pemahaman tentang dampak buruk memberi makan monyet liar.
Masih dalam rangka Bulan Aksi Lingkungan Hidup, Dewan Manajemen mengoordinasikan dan menyelenggarakan empat kampanye pembersihan lingkungan laut yang menarik ribuan sukarelawan dari dalam negeri maupun internasional.
Di saat yang sama, upaya turut dilakukan untuk mendorong pelaku usaha jasa pesisir melengkapi area layanan dengan lebih dari 200 tempat sampah dan 20 alat penyaring pasir. Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi pengumpulan dan pengolahan sampah di pantai, sekaligus mendukung target Da Nang sebagai destinasi wisata yang hijau, ramah, aman, dan berkelanjutan.

