BERITA TERKINI
PWM DKI Jakarta Napak Tilas Sejarah Muhammadiyah di Yogyakarta

PWM DKI Jakarta Napak Tilas Sejarah Muhammadiyah di Yogyakarta

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta melakukan kegiatan napak tilas ke Yogyakarta untuk memperkaya pengetahuan anggotanya mengenai sejarah Muhammadiyah. Kunjungan ini diawali dengan mendatangi Kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Yogyakarta.

Rombongan PWM DKI Jakarta disambut oleh jajaran PP Muhammadiyah dan PP ‘Aisyiyah, di antaranya Ketua Umum PP ‘Aisyiyah Salmah Orbayinah serta Ketua PP Muhammadiyah Agung Danarto dan Agus Taufiqurrahman.

Dalam sambutannya pada Jumat sore (23/1), Agung Danarto berharap rombongan PWM DKI Jakarta tidak hanya mengunjungi Kantor PP Muhammadiyah yang disebut sebagai peninggalan AR Fachruddin, tetapi juga menyempatkan diri mendatangi sejumlah situs lain yang memiliki keterkaitan historis dengan perjalanan persyarikatan di Yogyakarta.

Agus Taufiqurrahman turut merekomendasikan agar PWM DKI Jakarta berkunjung ke Kampung Kauman. Ia menyebut Kauman sebagai salah satu dari tiga titik awal perjuangan Muhammadiyah pada masa lampau, selain Kotagede dan Karangkajen. Menurutnya, Kauman menyimpan beragam jejak sejarah persyarikatan, seperti Masjid Gede, Langgar Kidul, Pondok Pesantren Muallimat, dan Rumah Sakit PKU.

Rekomendasi tersebut didukung Ketua Umum PP ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah. Sebagai warga asli Kauman, ia menilai jejak perjuangan Muhammadiyah di kawasan itu sangat kental, terutama terkait dakwah emansipasi perempuan yang dilakukan KH Ahmad Dahlan bersama istrinya, Nyai Siti Walidah, kepada perempuan pribumi Yogyakarta pada masa itu.

Salmah menjelaskan, di Kauman terdapat Musala Putri yang menjadi ruang belajar khusus bagi perempuan. Selain pengajian, kegiatan di tempat itu juga mencakup pelatihan berpidato, belajar nyongket, hingga aktivitas yang berkaitan dengan ekonomi.

Kegiatan napak tilas ini juga dipandang sebagai sarana edukasi, termasuk bagi para istri anggota PWM DKI Jakarta yang juga merupakan bagian dari ‘Aisyiyah, untuk menumbuhkan semangat dakwah dan pemberdayaan perempuan melalui refleksi atas jejak perjuangan para pendahulu persyarikatan.

Wakil Ketua PWM DKI Jakarta, Supriadi Karsim, menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan PP Muhammadiyah. Ia menegaskan kegiatan napak tilas ini ditujukan sebagai wadah pembelajaran bersama keluarga besar PWM DKI Jakarta mengenai sejarah Muhammadiyah langsung dari kota kelahirannya, agar pemahaman tentang Kemuhammadiyahan tidak luntur seiring waktu dan pergantian generasi.