Museum dan Galeri Arsip Statis Kota Padang menerima kunjungan edukasi dari SD Alam Unggul Tahfizh Raudhatul Ilmi Padang Pariaman, Rabu (21/1/2026). Kegiatan ini diikuti 98 siswa kelas III dan IV yang didampingi delapan guru.
Para siswa tampak antusias menelusuri jejak sejarah Kota Padang. Kunjungan tersebut bertujuan mengenalkan sejarah lokal sekaligus memberikan pemahaman tentang pentingnya arsip sebagai sumber informasi dan memori kolektif bangsa sejak usia dini.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Padang, Heriza Syafani, menyambut baik inisiatif sekolah yang mengajak peserta didik belajar di luar kelas. Menurutnya, museum dan galeri arsip dapat menjadi jendela bagi anak-anak untuk memahami identitas daerah.
“Kami sangat mengapresiasi kunjungan ini. Mengenalkan arsip dan sejarah kepada anak-anak sejak usia sekolah dasar adalah langkah strategis. Kita ingin mereka memahami bahwa arsip bukan sekadar tumpukan kertas lama, melainkan bukti otentik perjalanan bangsa yang harus dijaga,” ujar Heriza.
Heriza menambahkan, Museum dan Galeri Arsip Statis Kota Padang dirancang sebagai destinasi wisata edukasi untuk berbagai kalangan, termasuk pelajar. Selama kunjungan, siswa diajak melihat koleksi foto tempo dulu, dokumen bersejarah, serta narasi perkembangan Kota Padang dari masa ke masa.
Ia menyebut kegiatan berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari siswa maupun guru. Dispusip berharap pengalaman tersebut dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi sejarah.
Sementara itu, pihak sekolah berharap kunjungan ini memberi wawasan baru bagi siswa yang tidak didapatkan secara mendalam melalui buku teks, sekaligus menjadi sarana rekreasi yang edukatif.

