BERITA TERKINI
PKK Lampung Ajak APJI Kolaborasi Awasi Mutu MBG dan Perkuat UMKM Kuliner

PKK Lampung Ajak APJI Kolaborasi Awasi Mutu MBG dan Perkuat UMKM Kuliner

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, mengajak Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) Provinsi Lampung untuk berkolaborasi aktif menyukseskan program pemerintah. Kolaborasi itu difokuskan pada pengawasan mutu program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembinaan UMKM kuliner.

Ajakan tersebut disampaikan Wulan Mirza dalam acara Pelantikan dan Pengukuhan DPD APJI Provinsi Lampung periode 2026–2031 di Graha Pattimura Resto, Rabu (21/1/2026).

Wulan Mirza menekankan program MBG bagi anak sekolah membutuhkan perhatian khusus, terutama terkait pemenuhan standar gizi dan higienitas. Ia berharap APJI dapat terlibat langsung memberikan pembinaan kepada dapur-dapur penyedia layanan MBG.

“Sangat dibutuhkan pembinaan sebelum dibuka pelayanan MBG. Ini menyangkut anak-anak penerus bangsa, makanan harus bergizi seimbang diikuti kebersihan yang terjaga. Saya mengharapkan kolaborasi APJI untuk memberikan pembinaan guna meminimalisir komplain di masyarakat,” ujar Wulan Mirza.

Selain MBG, ia juga menyoroti pertumbuhan UMKM kuliner di Lampung yang dinilai memiliki potensi besar. Wulan Mirza meminta APJI, yang kembali dipimpin Yunnatan Wijaya, membimbing pelaku usaha mikro agar produk mereka memiliki daya saing berkelanjutan, tidak sekadar mengikuti tren sesaat.

Ia menyebut pembinaan dapat mencakup inovasi produk hingga pengemasan. Wulan Mirza menilai produk lokal seperti olahan pisang, kopi, dan kakao berpeluang menembus pasar nasional bahkan ekspor jika didukung peningkatan kualitas dan inovasi.

Menurutnya, sektor jasa boga juga berperan strategis dalam mendukung pariwisata Lampung. Ia menilai sinergi antara wisata alam dan wisata kuliner dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah serta membuka lapangan kerja, terutama bagi perempuan.

Menutup sambutannya, Wulan Mirza menyampaikan selamat kepada jajaran pengurus DPD APJI Lampung periode 2026–2031. Ia berharap organisasi tersebut semakin solid, profesional, adaptif terhadap teknologi digital, dan terus melahirkan inovasi agar produk kuliner tidak monoton.

Sementara itu, Ketua DPD APJI Lampung Yunnatan Wijaya menegaskan komitmen organisasi untuk meningkatkan daya saing UMKM kuliner melalui standarisasi, sekaligus mendukung program pemerintah, khususnya pengelolaan dapur MBG.

“Visi saya sederhana, saya ingin menjadikan APJI organisasi panutan. Misi kami adalah melaksanakan etika organisasi yang harmonis, bersinergi dengan pemerintah dan swasta, serta terus meningkatkan standarisasi, inovasi dan teknologi bagi seluruh anggota,” kata Yunnatan.

APJI Lampung juga menyatakan kesiapan mendukung program MBG melalui kerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Boga Indonesia. Yunnatan menyebut anggota APJI telah dibekali sertifikasi BNSP, mulai dari keamanan pangan hingga manajerial katering.

“Kami siap mendampingi dapur-dapur MBG dalam hal manajerial katering, teknik pengolahan masakan dalam jumlah besar yang aman dikonsumsi, serta penyusunan siklus menu variatif yang sesuai dengan anggaran pemerintah,” ujarnya.

Selain itu, APJI Lampung menjalankan program APJI Go to School ke SMK-SMK Boga serta pelatihan bagi juru masak (Chef de Partie) untuk memperkuat standar higienitas dan profesionalisme di industri kuliner di Lampung.