BERITA TERKINI
Permintaan Daging dan Telur Diperkirakan Naik 5–10% Jelang dan Usai Imlek 2026, Pemerintah Prediksi Pasar Stabil

Permintaan Daging dan Telur Diperkirakan Naik 5–10% Jelang dan Usai Imlek 2026, Pemerintah Prediksi Pasar Stabil

Departemen Peternakan dan Kedokteran Hewan memperkirakan permintaan produk ternak, terutama daging dan telur, akan meningkat menjelang hingga setelah Tahun Baru Imlek (Tết) 2026. Kenaikan permintaan diproyeksikan berada di kisaran 5–10% dibandingkan rata-rata permintaan bulanan sepanjang 2025.

Meski permintaan meningkat, otoritas menilai pasar pada dasarnya akan tetap stabil. Harga daging babi diperkirakan berfluktuasi di sekitar 70.000 VND per kilogram, dengan keseimbangan pasokan dan permintaan yang diupayakan agar tidak terjadi kekurangan pangan selama masa libur dan perayaan Tết.

Memasuki 2026, sektor Peternakan dan Veteriner menargetkan pertumbuhan nilai produksi sebesar 5–5,2%. Sementara itu, total produksi babi hidup untuk disembelih diperkirakan mencapai sekitar 9 juta ton. Pemerintah juga menyatakan sektor ini akan terus memperkuat kerangka kelembagaan guna meningkatkan produktivitas, kualitas, dan daya saing, sekaligus memperluas pasar serta mendorong pengelolaan peternakan yang lebih modern dan efisien.

Wakil Direktur Departemen Peternakan dan Kedokteran Hewan, Pham Kim Dang, menyoroti perubahan tren konsumsi yang kian menekankan aspek keamanan pangan dan keterlacakan produk. Menurutnya, perkembangan ini berpotensi berdampak besar pada fasilitas produksi skala kecil, sehingga mendorong perlunya restrukturisasi atau penguatan keterhubungan dalam rantai pasok. Selain itu, integrasi pasar dan persaingan dengan produk impor dinilai menuntut peningkatan kualitas sekaligus penurunan biaya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, industri akan melanjutkan penguatan kebijakan dan tata kelola, termasuk implementasi efektif Undang-Undang Peternakan dan Undang-Undang Veteriner yang telah diamandemen, beserta peraturan dan strategi pengembangan industri. Pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan komunikasi guna meningkatkan kesadaran, kemauan politik, dan tanggung jawab di kalangan peternak, pelaku usaha, serta instansi pemerintah di tingkat pusat dan daerah.