BERITA TERKINI
Pemkab Natuna Dorong Olahan Umbi Lokal, Siapkan 50 Gerobak Gratis untuk Warga

Pemkab Natuna Dorong Olahan Umbi Lokal, Siapkan 50 Gerobak Gratis untuk Warga

Pemerintah Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, terus mendorong pengembangan pangan lokal agar memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Salah satu upaya yang dilakukan melalui lomba kuliner olahan umbi-umbian dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Natuna yang digelar di Pantai Piwang, Minggu (11 Oktober 2026).

Kegiatan bertema “Dari Umbi Lokal Jadi Kreasi Istimewa Kebanggaan Natuna” itu menjadi wadah bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas dalam mengolah berbagai jenis umbi menjadi sajian kuliner. Pemerintah daerah berharap olahan tersebut dapat berkembang menjadi produk yang memiliki daya saing dan dapat dipasarkan lebih luas.

Bupati Natuna Cen Sui Lan bersama Wakil Bupati Jarmin Sidik meninjau stan peserta lomba. Keduanya melihat beragam hasil olahan yang ditampilkan sekaligus menaruh perhatian pada potensi pangan lokal sebagai peluang pengembangan usaha masyarakat.

Cen Sui Lan mengatakan antusiasme warga cukup tinggi sehingga panitia harus membatasi jumlah peserta. Menurutnya, kondisi itu menunjukkan besarnya potensi kreativitas masyarakat dalam mengembangkan kuliner berbahan dasar pangan lokal.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi, sehingga peserta harus dibatasi. Namun, yang terpenting adalah bagaimana inovasi kuliner berbahan dasar umbi lokal ini terus berkembang dan bisa memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Cen Sui Lan.

Ia menjelaskan, perlombaan tahun ini menghadirkan variasi bahan yang lebih luas dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Jika tahun lalu peserta hanya menggunakan singkong sebagai bahan utama, kali ini berbagai jenis umbi lokal dapat diolah menjadi aneka kreasi makanan.

Perluasan bahan olahan tersebut diharapkan dapat memperkenalkan beragam potensi pangan yang tersedia di lingkungan masyarakat Natuna. Dengan pengolahan kreatif, bahan pangan sederhana dinilai dapat berkembang menjadi produk kuliner yang menarik, memiliki ciri khas daerah, dan berpeluang menjangkau pasar lebih luas.

Pemkab Natuna juga berharap hasil kreativitas peserta tidak berhenti pada ajang perlombaan. Produk olahan umbi-umbian tersebut diharapkan dapat dikembangkan menjadi usaha rumahan maupun produk unggulan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sehingga membuka peluang pendapatan baru bagi keluarga.

“Kita berharap hasil kreativitas masyarakat ini tidak hanya ditampilkan saat perlombaan, tetapi bisa dikembangkan menjadi usaha dan dipasarkan. Dengan begitu, bahan pangan lokal yang kita miliki dapat memberikan nilai tambah serta meningkatkan pendapatan masyarakat,” ucap Cen.

Untuk mendukung pengembangan usaha kuliner, Pemkab Natuna menyiapkan bantuan sarana usaha berupa 50 unit gerobak yang akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat pada November 2026. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi warga yang berminat mengembangkan usaha kuliner, sekaligus diharapkan membantu memperluas pemasaran produk olahan pangan lokal.

Selain berorientasi pada penguatan ekonomi, lomba kuliner ini juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-27 Kabupaten Natuna. Panitia merencanakan pembagian hasil masakan perlombaan secara gratis kepada masyarakat yang hadir agar warga dapat mengenal dan mencicipi beragam olahan umbi lokal.

Suasana kegiatan turut dimeriahkan dengan undian hadiah atau doorprize dari Bank Indonesia Kepulauan Riau. Panitia juga menyediakan hadiah uang pembinaan dengan total belasan juta rupiah untuk mengapresiasi kreativitas peserta.

Juara pertama memperoleh Rp7 juta, juara kedua Rp5 juta, dan juara ketiga Rp3 juta. Pemenang kategori harapan masing-masing mendapatkan Rp1 juta. Melalui kegiatan ini, Pemkab Natuna berharap pemanfaatan umbi-umbian lokal dapat berkembang menjadi gerakan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan, dengan tantangan berikutnya mendorong produksi yang konsisten, kualitas yang baik, serta pemasaran sebagai produk unggulan daerah.