Pemerintah Kabupaten Jembrana mulai menguji coba operasional unit Jembrana Food Truck di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Jumat (23/1). Program ini dirancang sebagai strategi jemput bola untuk memperkenalkan produk kuliner unggulan Jembrana secara lebih dinamis kepada masyarakat.
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, didampingi Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna serta Sekda I Made Budiasa, meninjau langsung proses uji coba tersebut. Menurut Bupati Kembang Hartawan, kehadiran food truck diharapkan menjadi solusi bagi pelaku UMKM agar tidak hanya bergantung pada satu lokasi berjualan.
“Ini adalah upaya inisiatif kita memperkenalkan UMKM secara dinamis. Jadi tidak statis di satu tempat, tetapi bisa bergerak ke mana saja, terutama ke pusat keramaian seperti acara piodalan atau ngenteg linggih,” ujar Kembang Hartawan.
Ia menegaskan fokus utama program ini adalah promosi. Sejumlah produk lokal akan dipasarkan melalui kru yang disiapkan. Uji coba dilakukan untuk menghimpun masukan dari pembeli sebagai bahan evaluasi sebelum peluncuran resmi. “Hari ini kita trial dulu untuk mendapatkan masukan dari pembeli sebagai bahan evaluasi. Harapannya, saat launching nanti, konsepnya sudah matang dan mendekati sempurna,” tambahnya.
Dalam tahap uji coba, Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Jembrana melakukan seleksi terhadap produk kuliner yang dapat masuk ke dalam unit. Verifikasi dilakukan dengan menyesuaikan fasilitas yang tersedia di food truck, seperti showcase pendingin, penghangat, hingga microwave.
Plt. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan I Ketut Antara mengatakan, kualitas rasa menjadi pertimbangan utama dalam penyaringan produk. Produk yang dijual harus dipastikan tidak berubah cita rasanya meski melalui proses penghangatan kembali atau penyimpanan di showcase.
“Semua pelaku UMKM bidang kuliner bisa bergabung, namun kami verifikasi dulu kesesuaiannya dengan alat yang ada. Selain makanan segar, produk kemasan juga kami akomodasi sebagai sarana promosi,” jelas Antara.
Pemkab Jembrana berharap program Jembrana Food Truck dapat menjadi ikon baru ekonomi kreatif di Bali Barat sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan daya saing produk lokal melalui modernisasi dan mobilitas.

