Bisnis kuliner dinilai sebagai sektor usaha yang terus bertahan dan berkembang, sehingga perlu didorong lahirnya wirausaha baru, khususnya dari kalangan generasi muda. Peluang itu salah satunya dapat diambil melalui pengembangan usaha makanan kaki lima atau street food, terutama di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang dikenal sebagai daerah tujuan wisata.
Untuk mendukung hal tersebut, LPK Budi Mulia Dua Culinary School bekerja sama dengan Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Vokasi, serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI menyelenggarakan Program Kecakapan Wirausaha (PKW) Platinum 2023. Program pelatihan ini berfokus pada bidang jasa usaha makanan, khususnya street food.
Pimpinan LPK Budi Mulia Dua Culinary School, Ani Syafaatun, mengatakan bisnis kuliner memiliki prospek yang menjanjikan karena kebutuhan makan akan selalu ada. “Bisnis kuliner adalah bisnis yang menjanjikan, prinsipnya selama manusia masih hidup mesti masih butuh makanan,” ujarnya, Selasa (19/9).
Menurut Ani, keluaran dari pelatihan tersebut diharapkan mampu melahirkan wirausaha, mulai dari usaha katering hingga pembukaan gerai street food. Ia menilai DIY memiliki peluang besar untuk memenuhi kebutuhan kuliner wisatawan, termasuk dengan memperbanyak pilihan street food di kawasan wisata.
“Apalagi kuliner jadi pemasok devisa negara selain non-migas, di Jogja juga demikian. Peluang bisnis lebih marak bikin streetfood di tempat wisata misalnya,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Ery Widaryana, menilai pelatihan kewirausahaan di bidang kuliner penting di tengah kondisi lapangan kerja yang terbatas, sementara pertumbuhan penduduk terus terjadi. Ia menekankan peran pendidikan, baik formal maupun nonformal, serta kewirausahaan sebagai hal yang perlu mendapat perhatian.
“Sehingga pendidikan, baik formal non-formal dan kewirausahaan harus menjadi hal yang penting,” ucap Ery.
Ery berharap, setelah program selesai, peserta dapat menangkap peluang usaha dan mengembangkan perekonomian di wilayah masing-masing.
Program PKW Platinum 2023 ini diikuti sedikitnya 30 peserta dari lima kabupaten/kota di DIY. Materi pelatihan mencakup kewirausahaan, manajemen katering, pemasaran digital, serta fotografi makanan.

