Persyarikatan Muhammadiyah menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1443 Hijriah jatuh pada Senin, 2 Mei 2022. Penetapan tersebut diputuskan lebih awal menggunakan metode hisab dengan kriteria wujudul hilal.
Dengan kepastian tanggal lebaran, masyarakat dapat mempersiapkan berbagai kebutuhan menyambut Idulfitri. Selain tradisi takbir dan saling bermaafan, hidangan khas juga kerap menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan hari raya di banyak keluarga.
Berikut sejumlah menu masakan yang umum dijumpai saat Idulfitri:
1. Ketupat
Ketupat menjadi salah satu simbol yang lekat dengan perayaan Idulfitri. Hidangan berbahan dasar beras yang dibungkus anyaman daun kelapa muda ini kerap disajikan saat silaturahmi, termasuk dalam tradisi syawalan di berbagai daerah.
2. Opor ayam
Ketupat sering disantap bersama opor ayam. Menu ini berbahan dasar ayam dengan kuah santan berbumbu. Ragam opor dapat berbeda antarwilayah, termasuk dari sisi bumbu maupun pelengkapnya.
3. Lontong sayur
Lontong sayur juga menjadi pilihan menu pendamping saat lebaran. Hidangan ini kerap dilengkapi lauk seperti sambal teri kacang, tauco udang, telur balado, ayam goreng, atau rendang, serta dapat ditambah taburan emping melinjo atau serundeng.
4. Kari daging sapi
Kari daging sapi dikenal sebagai hidangan yang juga sering hadir pada Iduladha, namun tidak jarang disajikan saat Idulfitri. Menu bercita rasa rempah ini kerap dinikmati selepas salat Id bersama keluarga.
5. Telur balado
Telur balado menjadi salah satu menu yang mudah dibuat sehingga sering hadir dalam berbagai kesempatan, termasuk saat Idulfitri. Hidangan ini biasa disantap bersama nasi hangat.
6. Sambal goreng kentang
Sambal goreng kentang merupakan lauk berbahan dasar kentang yang kerap menjadi pendamping nasi. Meski umum sebagai menu sehari-hari, hidangan ini juga banyak disajikan pada momen lebaran.
7. Sambal goreng ati
Sambal goreng ati termasuk menu yang sering dianggap wajib hadir di meja makan saat Idulfitri. Hidangan ini mudah ditemui dan menjadi pelengkap yang menambah variasi sajian hari raya.
Penetapan 1 Syawal 1443 H pada 2 Mei 2022 memberikan kepastian waktu bagi warga Muhammadiyah untuk menyiapkan perayaan, termasuk menyusun menu hidangan khas Idulfitri.

