BERITA TERKINI
Menjelang Ramadan, Harga Bumbu Giling di Pasar Beringharjo Yogyakarta Masih Stabil

Menjelang Ramadan, Harga Bumbu Giling di Pasar Beringharjo Yogyakarta Masih Stabil

Yogyakarta — Menjelang puasa Ramadan, harga sejumlah bumbu dapur di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, masih terpantau stabil. Komoditas seperti cabai rawit, cabai merah, bawang merah, dan bawang putih belum menunjukkan kenaikan yang signifikan.

Salah satu pedagang bumbu giling di Pasar Beringharjo, Uni Tuti, menyebut harga bumbu giling yang ia jual saat ini masih normal dan mengikuti kisaran harga pasar. Ia mengatakan, kenaikan harga biasanya terjadi menjelang Ramadan atau sekitar sepekan setelah Ramadan.

“Untuk saat ini harga masih normal. Biasanya akan naik jelang Ramadan atau seminggu setelah Ramadan,” ujar Uni Tuti, Minggu (8/2/2026).

Uni Tuti menjelaskan, bumbu balado yang sudah dimasak dijual Rp12 ribu per cup atau sekitar 1 ons. Bumbu tersebut, menurutnya, dapat digunakan untuk memasak telur balado hingga 1 kilogram.

Adapun bumbu giling mentah dijual per kilogram, antara lain kunyit giling Rp15 ribu, bawang putih giling Rp48 ribu, bawang merah giling Rp40 ribu, dan cabai giling Rp50 ribu. Ia menilai harga tersebut masih tergolong normal dan stabil.

Ia menambahkan, penyesuaian harga bumbu giling akan dilakukan apabila bahan baku mengalami kenaikan. “Kalau bahan naik, otomatis harga bumbu giling ikut menyesuaikan kondisi,” ujarnya.

Untuk menjaga kualitas, produksi bumbu giling dilakukan setiap hari agar tetap segar. Produksi harian ini juga dilakukan untuk memenuhi permintaan sejumlah warung makan Padang di Yogyakarta.

Selain bumbu giling mentah, Uni Tuti juga menyediakan bumbu yang sudah ditumis, seperti bumbu balado, rendang, rawon, dan gulai.

Sementara itu, salah satu pembeli, Rita, mengaku rutin membeli bumbu giling di kios Uni Tuti karena menilai kualitasnya terjaga. Ia menyebut bahan yang digunakan selalu segar dan harganya terjangkau.