Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (Unand) yang bertugas di Desa Cubadak Mentawai, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman, menggelar demonstrasi pembuatan pestisida nabati berbahan dasar serai dapur. Kegiatan ini dilaksanakan di Perpustakaan Kantor Desa Cubadak Mentawai pada Kamis (3/8/2023).
Ketua pelaksana kegiatan, Dian Mardiana, menjelaskan bahwa serai mengandung enzim sitronella yang tidak disukai nyamuk dan sejumlah serangga lainnya. Menurutnya, serai dapur juga memiliki kandungan minyak atsiri yang dapat dimanfaatkan sebagai pestisida untuk membantu mengendalikan hama tanaman.
Dian menyebut demonstrasi ini dilakukan dengan mempertimbangkan ketersediaan serai dapur yang mudah ditemukan dan banyak ditanam oleh warga Desa Cubadak Mentawai. Adapun bahan yang digunakan tergolong sederhana, yakni 2–3 batang serai, 1 liter air, dan sabun cuci piring.
Ketua Kelembagaan Pertanian Cubadak Mentawai, Noviardi, mengatakan pembuatan pestisida nabati dari serai dapur merupakan hal baru bagi warga setempat. Ia menyebut pemanfaatan serai sebagai pestisida nabati belum pernah dibuat maupun diikuti oleh masyarakat desa sebelumnya.
Sementara itu, Kepala Desa Cubadak Mentawai, Azwirman, berharap kegiatan tersebut dapat bermanfaat bagi kelompok tani di desanya. Ia menilai pestisida alami ini dapat menjadi pilihan yang lebih ekonomis serta memiliki kelebihan karena tidak merusak tanaman.

