BERITA TERKINI
Macron Sambut Prabowo di Paris dan Gelar Jamuan Makan Malam Pribadi di Istana Élysée

Macron Sambut Prabowo di Paris dan Gelar Jamuan Makan Malam Pribadi di Istana Élysée

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyambut Presiden RI Prabowo Subianto di Paris. Momen penyambutan itu ditampilkan Macron melalui unggahan di akun Instagram resmi miliknya.

Dalam unggahan tersebut, Macron terlihat mengenakan kacamata hitam dan pakaian resmi. Ia menyambut Prabowo dengan senyum, mengacungkan jempol, serta berjabat tangan.

Macron menulis, “Ravi d'accueillir aujourd'hui à Paris le Président indonésien Prabowo Subianto,” yang berarti, “Dengan senang hati kami menyambut Presiden Indonesia Prabowo Subianto di Paris hari ini.”

Macron juga menyatakan kedua negara akan terus memperkuat kemitraan strategis Indonesia–Prancis di berbagai bidang, serta menegaskan adanya keselarasan pandangan mengenai isu-isu global dan internasional yang Prancis bertekad untuk dorong dalam kerangka kepresidenannya di G7. Pernyataan tersebut turut ditulis dalam Bahasa Indonesia, kemudian dilanjutkan dalam Bahasa Prancis dengan arti yang sama.

Sementara itu, berdasarkan keterangan dari situs resmi Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden, setibanya di halaman Istana Élysée, Prabowo disambut langsung oleh Macron. Prosesi penyambutan berlangsung dengan kehadiran Pasukan Jajar Kehormatan serta alunan detasemen musik yang mengiringi langkah Prabowo saat turun dari kendaraan.

Dalam suasana hangat, kedua kepala negara disebut berjabat tangan erat dan berpelukan sebelum berjalan berdampingan memasuki istana.

Prabowo dan Macron kemudian menuju Le Salon des Portraits, ruangan tempat pelaksanaan jamuan santap malam. Dalam jamuan makan malam pribadi itu, Macron menjamu Prabowo dalam suasana akrab. Percakapan berlangsung santai namun bermakna, sekaligus menjadi ruang dialog untuk mempererat komunikasi personal dan membuka peluang penguatan kerja sama Indonesia–Prancis di berbagai bidang strategis.

BPMI menyebut jamuan malam di Istana Élysée tidak hanya menjadi bagian dari agenda diplomatik, tetapi juga menjadi simbol kepercayaan, kedekatan, dan komitmen bersama untuk terus memperkuat hubungan Indonesia–Prancis serta memperluas kemitraan strategis di masa depan.

Kunjungan Prabowo ke Prancis disebut sebagai bagian dari agenda diplomasi bilateral untuk memperkuat hubungan kerja sama strategis kedua negara. BPMI juga menilai kunjungan ke Paris menegaskan komitmen pemerintahan Prabowo untuk mengedepankan diplomasi aktif, membangun kepercayaan global, serta memperluas kemitraan strategis Indonesia dengan negara-negara sahabat di Eropa.