Jakarta dikenal punya banyak pilihan makanan, namun sejumlah tempat makan yang sudah berdiri puluhan tahun tetap menjadi rujukan warga lokal. Jauh sebelum tren kafe kekinian dan makanan viral, beberapa kedai dan restoran ini telah lebih dulu dikenal berkat cita rasa yang konsisten dan suasana yang khas.
Mulai dari kedai kopi jadul, es krim klasik, soto Betawi, hingga bakmi yang kerap dinikmati pada malam hari, masing-masing tempat menyimpan cerita panjang serta pelanggan setia lintas generasi. Berikut lima kuliner legendaris Jakarta yang bisa menjadi pilihan saat long weekend.
1. Kopi Es Tak Kie (1927) – Glodok, Jakarta Barat
Kopi Es Tak Kie merupakan salah satu nama yang kerap masuk daftar kuliner legendaris Jakarta. Berdiri sejak 1927 di kawasan Glodok, kedai ini mempertahankan nuansa old-school, mulai dari interior sederhana hingga atmosfer yang membawa pengunjung seperti kembali ke Jakarta tempo dulu. Menu andalannya adalah kopi susu klasik dengan rasa yang sederhana namun digemari banyak pelanggan.
2. Soto Betawi H. Ma’ruf
Soto Betawi H. Ma’ruf dikenal dengan kuah soto yang creamy karena memadukan santan dan susu. Racikannya menghasilkan rasa gurih yang tetap terasa ringan saat disantap. Dalam satu porsi, soto disajikan bersama daging sapi, kikil, tomat, emping, serta taburan bawang goreng.
3. Es Krim Ragusa (1932)
Es Krim Ragusa telah berdiri sejak 1932 dan masih mempertahankan suasana klasik dengan kursi kayu, foto-foto lawas, serta nuansa vintage. Es krimnya dibuat handmade menggunakan resep turun-temurun dan susu segar tanpa pengawet. Dua menu yang kerap menjadi favorit pengunjung adalah spaghetti ice cream dan banana split. Meski tempatnya sederhana tanpa AC dan wifi, Ragusa tetap ramai, terutama saat akhir pekan.
4. Bakmi Gang Kelinci (1957) – Pasar Baru
Bakmi Gang Kelinci bermula dari warung gerobakan di kawasan Pasar Baru pada 1957, lalu berkembang menjadi salah satu bakmi yang dikenal luas di Jakarta. Pilihannya beragam, mulai dari bakmi ayam, bakmi jamur, hingga menu Chinese food untuk makan bersama. Cita rasa bakminya dikenal gurih dengan bumbu khas yang dipertahankan. Tempat ini juga disebut halal karena menggunakan minyak sayur dan tanpa bahan babi.
5. Gado-Gado Bon Bin (1960)
Gado-Gado Bon Bin yang sudah ada sejak 1960 dikenal lewat gado-gado dengan siraman bumbu kacang kental yang gurih dan creamy. Suasana restorannya masih terasa old-school dan nyaman untuk makan santai. Selain gado-gado, tersedia pula menu lain seperti nasi rames, bakmi ayam bakso, dan asinan. Tempat ini kerap ramai, terutama pada jam makan siang.
Dengan pilihan yang beragam, lima tempat ini dapat menjadi titik awal untuk menjelajahi rasa autentik khas ibu kota—terutama bagi yang ingin mengisi long weekend dengan wisata kuliner.

