BERITA TERKINI
Lalamove Kolaborasi dengan Kementerian UMKM, Dorong Efisiensi Logistik dan Ekspansi Pasar Pelaku Usaha Daerah

Lalamove Kolaborasi dengan Kementerian UMKM, Dorong Efisiensi Logistik dan Ekspansi Pasar Pelaku Usaha Daerah

Platform pengiriman on-demand Lalamove menjalin kolaborasi dengan Kementerian UMKM untuk mendorong efisiensi logistik sekaligus memperluas pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah.

Inisiatif ini ditandai melalui seminar bertajuk “Ekspansi & Efisiensi Bisnis Bersama Lalamove: Langkah Nyata Tumbuh dan Bangkit Bersama” yang digelar di Medan, Sumatera Utara, Selasa (20/1/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan solusi logistik berbasis teknologi yang memungkinkan UMKM menyesuaikan kebutuhan pengiriman sesuai skala bisnis tanpa harus berinvestasi besar pada armada sendiri.

Dalam kolaborasi ini, Lalamove menawarkan sejumlah fitur dan layanan, mulai dari pilihan armada yang beragam, layanan pengiriman yang fleksibel, hingga fitur multi-stop delivery yang ditujukan untuk menekan biaya dan waktu distribusi.

Managing Director Lalamove Indonesia Andito B Prakoso mengatakan tantangan UMKM saat ini tidak hanya berada pada aspek pemasaran, melainkan juga pada pengelolaan rantai pasok yang efisien. Menurutnya, pemanfaatan teknologi dan jaringan logistik dapat membantu pelaku usaha lebih fokus mengembangkan bisnis tanpa terbebani biaya dan pengelolaan armada logistik.

UMKM selama ini disebut menjadi tulang punggung perekonomian nasional dengan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Namun, dalam proses ekspansi, pelaku UMKM masih menghadapi tekanan biaya operasional, keterbatasan modal, serta kapasitas logistik yang belum memadai untuk menjangkau pasar lebih luas.

Di tengah kebutuhan distribusi yang semakin cepat dan variatif, pelaku usaha dituntut memiliki sistem logistik yang fleksibel dan efisien. Dalam konteks ini, kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan penyedia layanan logistik berbasis teknologi, dinilai dapat menjadi salah satu solusi untuk menjawab tantangan tersebut secara berkelanjutan.

Medan sebagai pusat ekonomi regional di Pulau Sumatera dinilai memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan UMKM yang lebih kompetitif. Namun, potensi tersebut perlu ditopang ekosistem yang kuat, termasuk ketersediaan solusi logistik yang dapat menunjang rantai pasok tanpa membebani pelaku usaha dengan investasi armada.

Seminar di Medan diikuti sekitar 200 peserta yang berasal dari berbagai sektor UMKM, wirausaha, komunitas bisnis lokal, hingga startup binaan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan. Peserta mendapatkan pemahaman praktis mengenai strategi efisiensi biaya, ekspansi pasar, serta pemanfaatan solusi logistik dan pembiayaan yang relevan dengan kebutuhan usaha.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Utara Naslindo Sirait menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta untuk memperkuat daya saing UMKM daerah. Ia menyatakan penguatan UMKM tidak dapat dilakukan secara parsial dan membutuhkan sinergi lintas sektor agar pelaku usaha memiliki akses terhadap solusi yang relevan, termasuk logistik dan pembiayaan.

Ke depan, kolaborasi Lalamove dan Kementerian UMKM diharapkan dapat menjadi katalis penguatan ekosistem UMKM yang lebih adaptif, khususnya di Sumatera Utara. Sinergi ini dinilai berpotensi membantu pelaku usaha memperluas jangkauan pasar, meningkatkan efisiensi operasional, serta mengambil peran lebih besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.