Surabaya – Wajah kuliner Surabaya terus berkembang. Konsep sarapan akhir pekan kini tidak lagi hanya berfokus pada rasa, tetapi juga pengalaman yang menyertai sajian.
Tren tersebut terlihat di Grand Whiz Hotel Praxis Surabaya yang menghadirkan program Weekend Breakfast di Palazzo Restaurant. Layanan sarapan ini tersedia mulai pukul 06.00 hingga 10.30 WIB, dengan menu yang disebut lebih eksploratif.
Salah satu sajian yang menarik perhatian adalah Live Station Mie Lamian. Di area ini, tim kuliner menampilkan atraksi menarik mi secara langsung di hadapan tamu, menghadirkan pengalaman visual sekaligus menawarkan cita rasa yang diklaim autentik.
Selain atraksi tersebut, hotel juga memperkenalkan menu lokal dengan pendekatan berbeda. Executive Chef Dicky Zulkarnain memperkenalkan “Prawon” atau Praxis Rawon, versi baru rawon khas Jawa Timur dengan sentuhan modern.
Menu ini tetap mempertahankan kuah hitam kaya rempah, namun menghadirkan pilihan lauk premium seperti iga, paru, serta potongan daging sapi pilihan. “Prawon kami hadirkan sebagai identitas baru yang tetap berakar pada cita rasa lokal, namun relevan dengan selera masa kini,” ujar Dicky.
Manajemen menargetkan menu tersebut menjadi daya tarik baru bagi pecinta kuliner di Surabaya. Peluncuran konsep ini juga bertepatan dengan satu tahun perjalanan hotel, yang ditandai dengan semangat #TogetherDoBetter sebagai bentuk apresiasi kepada mitra, termasuk media.
General Manager Ari Perdana menyebut dukungan berbagai pihak menjadi kunci konsistensi layanan hotel. “Kami berterima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan. Kami berharap kolaborasi ini terus terjalin untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” katanya, Minggu (24/5).
Ke depan, pihak hotel menargetkan diri sebagai lifestyle hotel yang tidak hanya menyediakan akomodasi, tetapi juga menghadirkan pengalaman kuliner yang selaras dengan gaya hidup urban. Konsep sarapan akhir pekan dengan menu “Prawon” ini dapat dinikmati hingga Agustus mendatang.

