BERITA TERKINI
Komisi VII DPR Tinjau Pabrik Sido Muncul, Hendry Munief Dorong Pembinaan Jamu UMKM agar Naik Kelas

Komisi VII DPR Tinjau Pabrik Sido Muncul, Hendry Munief Dorong Pembinaan Jamu UMKM agar Naik Kelas

Anggota Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan spesifik ke Provinsi Jawa Tengah dengan meninjau Pabrik Jamu Sido Muncul milik PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk di Semarang. Kunjungan ini dilakukan untuk melihat proses transformasi Sido Muncul dari merek lokal hingga berkembang menjadi produk yang dipasarkan secara global.

Anggota Komisi VII DPR RI dari Daerah Pemilihan Riau 1, Hendry Munief, menyampaikan bahwa pengalaman Sido Muncul diharapkan dapat menjadi contoh bagi pelaku usaha jamu tradisional lainnya. Hal itu ia sampaikan saat berdialog dengan pemilik Jamu Sido Muncul, Irwan Hidayat, pada Jumat (23/1/2026).

“Melihat presentasi Bapak Irwan Hidayat selaku pemilik Jamu Sido Muncul, kita melihat adanya harapan produk jamu skala tradisional dan lokal dapat bertransformasi menjadi skala industri. Kini bahkan telah menjadi produk global. Sido Muncul sudah hadir di berbagai negara di dunia,” ujar Hendry Munief.

Dalam kesempatan tersebut, Hendry Munief juga berharap Kementerian Perindustrian dapat berperan lebih aktif dalam mendorong, membina, dan mengawal produk jamu tradisional agar mampu berkembang dan menasional seperti Sido Muncul.

“Mohon Kemenperin membantu pelaku usaha jamu tradisional agar bisa berkembang seperti Jamu Sido Muncul. Khususnya di luar Jawa, pasar dan peminat usaha masih sangat besar. Sebagai perwakilan dari Riau, kami sangat berharap dapat hadir industri serupa sehingga mampu membantu perekonomian UMKM,” lanjutnya.

Selain pengembangan produk, Hendry Munief turut menekankan pentingnya kolaborasi antara pelaku usaha besar dengan pemasok bahan baku dari berbagai daerah. Ia menilai banyak pemasok siap bermitra, namun masih menghadapi kendala akses dan informasi.

Di sela kunjungan, Hendry Munief menyebut dirinya juga mendapatkan berbagai masukan dan tips dari Irwan Hidayat mengenai langkah mengembangkan produk jamu dari skala tradisional menuju skala industri.