BERITA TERKINI
Harga Pangan 18 Desember 2025: Cabai Turun, Bawang dan Telur Menguat Jelang Nataru

Harga Pangan 18 Desember 2025: Cabai Turun, Bawang dan Telur Menguat Jelang Nataru

Harga pangan nasional pada Kamis, 18 Desember 2025, bergerak beragam di pasar tradisional. Sejumlah komoditas cabai tercatat turun cukup tajam, sementara bawang merah, bawang putih, telur ayam ras, dan beberapa bahan pokok lain masih mengalami kenaikan menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia per Kamis (18/12) pukul 15.30 WIB, bawang merah ukuran sedang tercatat Rp53.300 per kilogram. Angka ini naik 1,52 persen atau sekitar Rp800 dibandingkan hari sebelumnya. Bawang putih ukuran sedang juga naik menjadi Rp40.150 per kilogram, atau meningkat 0,63 persen.

Di kelompok beras, pergerakan harga relatif terbatas. Beras kualitas bawah I tercatat Rp14.400 per kilogram, sementara kualitas bawah II naik tipis ke Rp14.400 per kilogram. Pada segmen menengah, beras medium I bertahan di Rp15.900 per kilogram, sedangkan medium II naik menjadi Rp15.800 per kilogram. Untuk beras premium, beras kualitas super I turun tipis ke Rp17.050 per kilogram dan super II turun menjadi Rp16.550 per kilogram.

Penurunan harga terlihat hampir di seluruh jenis cabai. Cabai rawit merah turun tajam menjadi Rp74.550 per kilogram atau merosot 7,62 persen. Cabai merah besar turun ke Rp55.950 per kilogram, cabai merah keriting menjadi Rp61.250 per kilogram, dan cabai rawit hijau terkoreksi ke Rp59.950 per kilogram. Koreksi ini memberi sedikit ruang bagi konsumen setelah lonjakan harga yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Sementara itu, pada komoditas protein hewani, harga cenderung menguat. Daging ayam ras segar naik 2,2 persen menjadi Rp41.900 per kilogram. Di sisi lain, daging sapi kualitas I turun tipis ke Rp140.900 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas II turun menjadi Rp132.950 per kilogram. Telur ayam ras segar kembali naik menjadi Rp33.000 per kilogram, sejalan dengan meningkatnya permintaan menjelang akhir tahun.

Untuk gula dan minyak goreng, perubahan harga terpantau lebih terkendali. Gula pasir kualitas premium tercatat Rp19.850 per kilogram, naik tipis dari hari sebelumnya, sedangkan gula pasir lokal berada di Rp18.200 per kilogram. Minyak goreng curah naik menjadi Rp18.950 per liter, dan minyak goreng kemasan bermerek I naik ke Rp22.650 per liter. Adapun minyak goreng kemasan bermerek II relatif stabil di Rp21.500 per liter.

Secara keseluruhan, data 18 Desember 2025 menunjukkan adanya pergeseran tekanan harga dari komoditas hortikultura—yang ditandai turunnya cabai—ke protein hewani seperti ayam dan telur. Menjelang puncak konsumsi Nataru, pergerakan harga pada komoditas yang masih naik menjadi perhatian agar fluktuasi tetap terkendali.