Harga kopi domestik pada 25 Januari mencatat pemulihan kuat di wilayah penghasil utama Dataran Tinggi Tengah. Kenaikan tertinggi dilaporkan mencapai 1.800 VND/kg, sehingga harga perdagangan di dalam negeri kembali ke kisaran 100.500–101.000 VND/kg.
Penguatan ini mencerminkan tekanan pembelian yang meningkat, di tengah kecenderungan petani menahan stok menjelang Tahun Baru Imlek.
Di Dataran Tinggi Tengah, harga pembelian biji kopi hijau curah dilaporkan melonjak setelah penyesuaian sebelumnya. Dengan level harga saat ini, Dak Lak menjadi provinsi dengan harga pembelian kopi tertinggi di Vietnam. Secara umum, harga kopi kembali stabil di atas 100.000 VND/kg, yang turut membentuk sentimen positif di kalangan pembeli dan petani.
Sementara itu, pasar global juga menunjukkan kenaikan tajam. Berdasarkan pembaruan data Bursa Komoditas Vietnam (MXV) pada pagi 25 Januari 2026, harga berjangka kopi internasional mengakhiri koreksi jangka pendek dan berbalik menguat signifikan, baik di bursa London maupun New York.
Di bursa ICE Futures Europe (London), harga kopi robusta melanjutkan tren kenaikan pada sejumlah tenor. Kontrak Januari 2026 naik 176 dolar AS per ton menjadi 4.332 dolar AS per ton, sedangkan kontrak September 2026 meningkat 77 dolar AS per ton menjadi 3.898 dolar AS per ton.
Di bursa ICE Futures AS (New York), harga kopi arabika juga menguat. Kontrak Maret 2026 naik 3,2 sen per pon menjadi 350,9 sen per pon, sementara kontrak Desember 2026 bertambah 2,25 sen per pon menjadi 315,95 sen per pon.
Pasar Brasil turut mencatat tren kenaikan. Kontrak arabika pengiriman Maret 2026 naik 0,85 sen per pon menjadi 433,15 sen per pon, sedangkan kontrak Desember 2026 meningkat 3,0 sen per pon menjadi 384,65 sen per pon.
Analis menilai kenaikan harga kopi menjadi sinyal positif dalam jangka pendek, dipicu kekhawatiran pasokan global yang masih tertekan akibat cuaca buruk serta persediaan yang rendah. Meski demikian, pasar dinilai tetap menyimpan volatilitas yang tinggi dan risiko koreksi.
Petani dan pedagang kopi disarankan memantau pergerakan bursa berjangka internasional secara cermat. Dengan harga yang sedang tinggi, penentuan waktu penjualan dinilai penting untuk mengoptimalkan hasil dan mengurangi risiko pergerakan pasar.

