BANDA ACEH – Harga dan persediaan bahan kebutuhan dapur rumah tangga serta sayur-sayuran di Banda Aceh dan Aceh Besar dilaporkan masih dalam batas standar dan mencukupi menjelang Bulan Puasa Ramadhan 1447 Hijriah.
Permintaan masyarakat terhadap kebutuhan dapur untuk Ramadhan juga terpantau masih normal di sejumlah pasar, termasuk Pasar Induk tradisional Lambaro di Aceh Besar dan Pasar Induk Almahira di Banda Aceh, serta beberapa pasar pendukung di dua daerah tersebut.
Namun, permintaan diperkirakan meningkat ketika memasuki sepekan menjelang Ramadhan. Komoditas yang biasanya paling banyak dicari antara lain cabai merah, cabai hijau, cabai rawit, tomat, bawang merah lokal, bawang bombai, bawang peking, dan bawang putih.
Salah seorang ibu rumah tangga, Susilawati, warga Gampong Ateuk Pahlawan, menyebut kebutuhan seperti beras, minyak, gula, telur, cabai, dan bawang umumnya dibeli lebih banyak untuk persediaan selama bulan puasa. Ia mengaku sudah membeli sejumlah bahan pokok dan bumbu dapur karena khawatir harga akan naik. “Kalau cabai, tomat dan sayuran kita masukkan ke kulkas,” katanya.
Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar di Aceh Besar dan Banda Aceh selama sepekan terakhir Februari, harga berbagai bahan dapur dan sayur-sayuran relatif normal, dengan persediaan yang juga dinilai mencukupi.
Sejumlah sayuran tercatat dijual pada kisaran harga: buncis Rp 17–20 ribu per kilogram (Kg), bunga kol Rp 25–28 ribu/Kg, tomat Rp 12–14 ribu/Kg, wortel Rp 10–14 ribu/Kg, dan kentang Rp 9 ribu/Kg. Sayuran yang dipasok dari Sumatera Utara disebut tersedia memadai mulai dari tingkat grosir atau pemasok hingga pedagang eceran.
Untuk bumbu dapur, cabai merah dijual sekitar Rp 35–38 ribu/Kg, turun dibanding saat banjir Aceh pada November 2025 yang sempat mencapai Rp 100 ribu/Kg. Cabai hijau berada pada kisaran Rp 22–26 ribu/Kg, sementara cabai rawit Rp 25–30 ribu/Kg.
Harga bawang merah lokal tercatat Rp 40 ribu/Kg, bawang merah peking Rp 35 ribu/Kg, bawang bombai Rp 30 ribu/Kg, dan bawang putih Rp 33–35 ribu/Kg.
Pasokan bawang putih, bawang peking, dan bawang bombai disebut berasal dari Medan, Sumatera Utara. Sementara cabai merah, cabai hijau, cabai rawit, serta bawang merah lokal dipasok dari Aceh Tengah, Aceh Barat, dan sejumlah daerah lain di Aceh untuk memenuhi kebutuhan konsumen di Banda Aceh dan Aceh Besar.
Seorang pedagang di Pasar Almahira, Awi, mengatakan bawang putih, bawang bombai, dan bawang peking dipasok dari Medan dan ketersediaannya masih mencukupi.

