BERITA TERKINI
Harga Arabika Menguat, Petani Wonolelo Sawangan Perluas Lahan Kopi

Harga Arabika Menguat, Petani Wonolelo Sawangan Perluas Lahan Kopi

Menguatnya harga kopi arabika mendorong petani di Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, memperluas areal tanam sebagai upaya penguatan ekonomi berbasis pertanian.

Pembukaan lahan baru diawali dengan tradisi wiwit tandur, kearifan lokal yang menandai dimulainya musim tanam. Prosesi tersebut menjadi bentuk doa sekaligus peneguhan semangat petani dalam menjaga keberlanjutan kopi Wonolelo.

Dalam pengolahan lahan, petani menerapkan cara manual dan mekanis tanpa pembakaran. Pola ini dipilih untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mempertahankan mutu kopi arabika Sawangan yang dikenal premium.

Kegiatan perluasan lahan berlangsung di lahan terasering milik anggota Kelompok Tani Nongko Jajar di Dusun Windusabrang, dengan latar perbukitan Merapi-Merbabu.

Ketua Kelompok Tani Nongko Jajar, Sukimin, mengatakan perluasan lahan mencerminkan meningkatnya minat petani untuk menanam kopi. Di tingkat kelompok, tambahan lahan mencapai 10 hektare, sementara secara desa bertambah hingga 25 hektare.

“Harapannya, kopi Wonolelo berkembang sebagai ikon dengan ciri khas kuat,” kata Sukimin, Minggu (25/1).