Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) disebut sebagai salah satu daerah dengan kualitas produksi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terbaik di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Penilaian itu disampaikan Gubernur NTT Melki Laka Lena saat meresmikan NTT Mart by Dekranasda Kabupaten TTU dalam launching ceremony di halaman Gedung NTT Mart, Jumat (23/01/2027).
Dalam sambutannya, Melki menyampaikan apresiasi terhadap mutu dan keamanan produk UMKM asal TTU. Ia mengatakan, berdasarkan data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sejumlah produk makanan, minuman, hingga kosmetik tradisional dari TTU telah memenuhi standar keamanan dan kualitas yang dinilai sangat baik.
“TTU memiliki potensi besar di bidang kriya, kuliner, dan fashion. Produk-produknya dimodifikasi dengan sangat berkelas. Kehadiran NTT Mart ini harus menjadi wadah yang mampu menghadirkan produk UMKM berkualitas tinggi ke tengah masyarakat,” ujar Melki.
Ia juga menekankan peran sektor pariwisata sebagai penggerak utama perekonomian NTT yang perlu ditopang kemandirian pangan serta penguatan produk lokal. Menurutnya, sinergi antara pariwisata dan UMKM dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
“Pariwisata bisa mendongkrak semua sektor. NTT Mart ini menjadi bagian dari strategi besar agar tidak terjadi capital flight, sehingga perputaran uang tetap berada di tangan para pengusaha lokal kita,” tegasnya.
Dengan potensi UMKM yang dimiliki TTU, Melki berharap pemerintah daerah bersama masyarakat terus berkolaborasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan agar semakin berdaya saing dan berkelanjutan.

