BERITA TERKINI
Distanbun NTB Pastikan Bahan Baku Program Dapur Sehat Penuhi Standar Kualitas

Distanbun NTB Pastikan Bahan Baku Program Dapur Sehat Penuhi Standar Kualitas

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi (Distanbun) NTB Muhammad Taufieq Hidayat menghadiri rapat pembentukan program Dapur Sehat yang digelar di Ruang Puskodal Makorem 162/Wira Bakhti, Selasa, 26 November 2024.

Dalam rapat tersebut, Taufieq menyatakan pihaknya akan memastikan bahan baku yang digunakan untuk mendukung program Dapur Sehat memenuhi standar kualitas yang baik. Ia menekankan, sebagian besar bahan pangan yang dibutuhkan tersedia di dalam daerah dan ditanam oleh petani NTB.

“Rencana pembangunan ini harus memastikan bahwa setiap unit Dapur Sehat dapat memenuhi kebutuhan gizi yang optimal dan dapat beroperasi secara efisien. Kami juga akan memastikan bahwa bahan baku yang digunakan memenuhi standar kualitas yang baik,” ujar Taufieq.

Ia juga mengusulkan perlunya pemetaan kebutuhan bahan baku pangan untuk mendukung pelaksanaan program. Menurutnya, Dinas Pertanian siap membantu petani melalui penyediaan bibit dan berbagai bantuan lain.

Taufieq menilai upaya memastikan pasokan pangan tidak hanya ditujukan untuk menjamin ketersediaan bahan baku, tetapi juga berpotensi memberi dampak bagi perekonomian petani. “Secara tidak langsung, program ini akan memperbaiki ekonomi petani kita, karena kebutuhan bahan baku akan mudah didapatkan, sekaligus memberi pasar yang jelas bagi hasil pertanian mereka,” katanya.

Rapat pembentukan program Dapur Sehat dipimpin Danrem 162/Wira Bakhti. Agenda utama rapat membahas persiapan menyambut pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di setiap kabupaten/kota se-Indonesia. Rencana tersebut disebut akan diluncurkan pada Januari 2025, dengan Kota Karawang sebagai pilot project.

Program Dapur Sehat ditujukan untuk memastikan seluruh siswa dari PAUD hingga SMA serta ibu hamil memperoleh akses makanan bergizi yang memadai. Dalam rapat, Kasiter Kasrem 162/Wira Bakhti menekankan pentingnya persiapan awal oleh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota agar implementasi dapat berjalan lebih efektif sebelum terbitnya edaran resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Dengan dukungan lintas sektor, program Dapur Sehat di NTB diharapkan dapat menjadi salah satu upaya pemenuhan gizi bagi anak-anak di seluruh provinsi, dengan perhatian pada aspek kualitas dan keberlanjutan.