BERITA TERKINI
Dien Hong Food Street, Kawasan Kuliner Malam di Pleiku yang Menempati Eks Terminal Bus

Dien Hong Food Street, Kawasan Kuliner Malam di Pleiku yang Menempati Eks Terminal Bus

Dien Hong Food Street hadir sebagai kawasan kuliner malam yang memanfaatkan area bekas terminal bus kecil. Lokasinya memiliki dua pintu masuk, masing-masing dari Jalan Tran Phu dan Jalan Nguyen Thien Thuat, yang dihiasi lampu warna-warni serta maskot Tahun Kuda.

Deretan warung di kawasan ini ditata rapi dan menawarkan ragam pilihan makanan, mulai dari hidangan khas daerah yang dikenal sebagai “negeri tempat pegunungan bertemu laut biru” hingga masakan Asia. Sejumlah menu yang disebut sebagai andalan antara lain pho dua mangkuk khas Gia Lai dan sup mi kepiting yang menghadirkan cita rasa laut di tengah kota pegunungan.

Selain itu, pengunjung juga dapat menemukan hidangan lokal yang sudah familiar seperti banh xeo (panekuk gurih Vietnam), banh khot (panekuk gurih mini), serta lumpia kukus ala Hong Kong yang disiapkan langsung di tempat. Untuk menambah variasi, tersedia pula kios yang menjual permen, buah-buahan, sate panggang, hingga makanan Korea.

Sejak dibuka, kawasan ini menarik minat warga untuk berkunjung bersama keluarga. Tran Thi Thu Ngan, warga Kelurahan Dien Hong, mengatakan ia kerap datang untuk berjalan-jalan dan menikmati makanan. Menurutnya, area tersebut cukup bersih, pilihan makanannya beragam, dan harganya wajar. Ia juga menilai suasana malam di sana meriah dan cocok untuk berkumpul bersama keluarga maupun teman.

Bagi pelaku usaha kecil, Dien Hong Food Street dinilai memberi tempat berjualan yang lebih stabil. Hoang Manh Tuan, pemilik warung makan Korea Maangchi, menyebut aktivitas bisnis di kawasan itu lebih ramai dibandingkan berjualan di rumah karena dapat menjangkau lebih banyak pelanggan. Kondisi tersebut, katanya, mendorongnya untuk terus meningkatkan kualitas makanan dan pelayanan.

Proyek Jalan Kuliner Dien Hong diputuskan oleh Komite Rakyat Kota Pleiku (dahulu) dan mulai dibangun pada awal 2025. Pembangunan difokuskan pada penyelesaian infrastruktur teknis di area parkir Jalan Nguyen Thien Thuat–Tran Phu, dengan fasilitas seperti gedung administrasi, tenda bergerak, gerbang hias, serta sistem air dan listrik. Proyek ini ditujukan untuk mendukung pengembangan wisata kuliner, memperindah kota, dan mendorong pembangunan sosial-ekonomi setempat.

Sesuai desain, kawasan ini memiliki total 73 lokasi, terdiri atas 19 kios suvenir dan produk OCOP serta 54 warung makan. Keberadaan fasilitas tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan warga lokal dan wisatawan yang mencari hiburan, kuliner, dan belanja.

Wakil Kepala Dewan Manajemen Pusat Komersial Distrik Dien Hong, Bui Kim Truyen, menyatakan kriteria utama bagi pelaku usaha di kawasan ini mencakup keamanan, kesopanan, dan profesionalisme. Ia menekankan pentingnya penggunaan bahan makanan yang asalnya jelas, kebersihan dalam pengolahan, keterbukaan harga, serta larangan meminta biaya tambahan atau menaikkan harga secara berlebihan. Pengelola juga mendorong penggunaan pembayaran non-tunai.

Aspek keamanan dan ketertiban turut menjadi perhatian. Dewan pengelola memasang rambu petunjuk arah, mengatur arus lalu lintas dari dua gerbang utama, serta menata area parkir. Mulai pukul 17.00, kendaraan dilarang memasuki area food street, sementara parkir dialihkan ke luar kawasan untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan mengurangi gangguan terhadap warga sekitar.

Di luar fungsi kuliner, Dien Hong Food Street juga diharapkan menjadi destinasi yang ikut mempromosikan keindahan budaya lokal serta secara bertahap mendorong perkembangan perdagangan dan jasa.