Wakil Direktur Departemen Cadangan Negara Vietnam (Kementerian Keuangan), Nguyen Thi Pho Giang, menyatakan sektor cadangan negara telah menuntaskan penyimpanan total 500.000 ton pangan dalam cadangan nasional. Jumlah tersebut terdiri dari 220.000 ton sesuai rencana tahunan dan tambahan 280.000 ton yang ditujukan untuk menyesuaikan harga beras domestik.
Pernyataan itu disampaikan Giang kepada pers pada pagi hari 23 Januari. Ia menegaskan capaian tersebut merupakan angka tertinggi dalam sejarah sektor Cadangan Negara.
Dalam kesempatan yang sama, Giang menjelaskan bahwa selama setahun terakhir sektor Cadangan Negara melakukan penataan ulang dan perampingan organisasi sejalan dengan kebijakan Partai dan Negara untuk membangun aparatur yang ramping, efektif, dan efisien, serta terkait dengan model pemerintahan daerah dua tingkat. Perubahan dilakukan dengan mengubah model dari Departemen Umum menjadi Departemen, menata ulang sistem organisasi, mengurangi jumlah sub-departemen dari 22 menjadi 15, serta merampingkan unit-unit khusus menjadi tujuh.
Untuk rencana tahun 2026, Giang menyebut target pembangunan cadangan pangan sekitar 420.000 ton. Dari jumlah tersebut, tahap pertama penyimpanan akan disesuaikan dengan alokasi anggaran saat ini sebesar 300.000 ton, sedangkan sisanya akan dialokasikan sesuai rencana tambahan.
Terkait penyaluran barang cadangan, Giang mengatakan dalam penanganan banjir dan bencana alam baru-baru ini terdapat banyak kasus distribusi barang cadangan nasional yang dilakukan pada hari yang sama, termasuk siang dan malam, guna membantu meminimalkan kerusakan. Total nilai barang yang disalurkan secara cuma-cuma dalam upaya penanggulangan tersebut mencapai sekitar 2.611 miliar VND.
Sepanjang 2025, total nilai barang yang dikeluarkan tercatat sekitar 2.027 miliar VND, termasuk 128.954 ton beras. Rinciannya meliputi 6.040 ton untuk mendukung perayaan Tahun Baru Imlek; 4.267 ton untuk membantu pihak yang menghadapi kekurangan pangan; 32 ton untuk bantuan bencana kelaparan; 32.259 ton untuk bantuan bencana alam; 85.699 ton untuk pelajar; serta 657 ton untuk reboisasi, dengan total nilai lebih dari 1.763 miliar VND.
Selain pangan, Departemen Cadangan Negara juga menyalurkan perlengkapan dan peralatan senilai sekitar 261 miliar VND kepada kementerian, sektor, dan daerah untuk mendukung pencegahan bencana serta pencarian dan penyelamatan. Lembaga tersebut juga menyediakan 1.271 ton garam senilai 2,62 miliar VND kepada Provinsi Son La untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam dan epidemi.
Giang turut menyampaikan bahwa Departemen Cadangan Negara berpartisipasi dalam penyusunan, amandemen, dan penambahan sejumlah undang-undang serta dokumen penting, antara lain Undang-Undang tentang Lelang, Undang-Undang tentang Harga, dan Undang-Undang tentang Anggaran Negara. Selain itu, lembaga ini meninjau dan mengembangkan sistem standar teknis nasional serta norma ekonomi-teknis untuk barang cadangan nasional.
Secara khusus, Departemen Cadangan Negara telah menyelesaikan penyusunan Undang-Undang tentang Cadangan Nasional (hasil amandemen). Undang-undang tersebut disahkan oleh Majelis Nasional pada 11 Desember 2025, dengan 100% delegasi yang hadir menyatakan dukungan.
Menatap 2026, Giang mengatakan sektor Cadangan Negara akan terus memprioritaskan pembangunan dan penyempurnaan kerangka kelembagaan. Langkah-langkah yang disebutkan mencakup penerapan dekrit dan surat edaran sebagai pedoman pelaksanaan Undang-Undang Cadangan Nasional yang telah diubah, penyempurnaan standar teknis dan norma ekonomi-teknis, penerapan Strategi Pengembangan Cadangan Nasional serta Rencana Induk Sistem Gudang Cadangan Nasional, penguatan disiplin dan ketertiban administrasi, peningkatan kualitas kader dan pegawai negeri sipil, serta memastikan kecukupan sumber daya untuk merespons situasi mendadak atau mendesak.

