Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Banten menggandeng Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Culinary Indonesia (HCI) di daerah setempat untuk mempopulerkan kuliner berbahan dasar pangan lokal hingga ke tingkat nasional dan internasional.
Ketua Dekranasda Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mengatakan kolaborasi tersebut ditujukan untuk memaksimalkan pemanfaatan pangan lokal asal Tanah Jawara pada sektor makanan dan minuman. Ia menyebut telah menerima kunjungan para koki dan pengusaha yang tergabung dalam HCI untuk membahas pemanfaatan bahan pangan lokal dalam pengembangan food and beverage di Banten.
“Saya kedatangan para chef dan pengusaha yang tergabung dalam HCI. Ini terkait bagaimana food and beverage di Provinsi Banten memanfaatkan pangan lokal. Nanti juga akan diadakan kegiatan di bulan Agustus,” ujar Tinawati dalam keterangannya di Serang, Kamis.
Tinawati menambahkan, para koki dan pengusaha muda tersebut dinilai memiliki komitmen kuat untuk memajukan UMKM kuliner di Banten. Menurutnya, inovasi serta masukan dari pelaku usaha kreatif diperlukan untuk memperkuat sinergi dengan program-program Dekranasda.
Ia juga menegaskan bahwa kuliner dan pariwisata merupakan satu kesatuan yang perlu dibangun bersama untuk mendorong kemajuan daerah. “Koki muda ini bagian dari insan terkait pelaku usaha kreatif masa depan. Kuliner dan pariwisata harus kita bangun, kita kembangkan, dan kita perkenalkan kembali sampai tingkat internasional,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPD HCI Provinsi Banten Putri Rahma Febriani menyatakan kesiapan pihaknya untuk terus bersinergi dengan Dekranasda dalam mendukung perkembangan industri kuliner daerah.

