BERITA TERKINI
Dedi Mulyadi Soroti Alih Fungsi Lahan di Kaki Gunung Burangrang Usai Longsor Bandung Barat

Dedi Mulyadi Soroti Alih Fungsi Lahan di Kaki Gunung Burangrang Usai Longsor Bandung Barat

BANDUNG BARAT — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti alih fungsi lahan di kaki Gunung Burangrang yang diduga menjadi penyebab utama longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Bencana tersebut berdampak pada sedikitnya 30 unit rumah serta area perkebunan sayur.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mencatat, longsor itu mengakibatkan 113 jiwa dari 34 kepala keluarga menjadi korban.

Saat meninjau lokasi, Dedi menyatakan kawasan dengan kemiringan tersebut semestinya merupakan hutan rimbun, namun kini berubah menjadi lahan perkebunan sayur. Ia juga menyinggung pola pertanian yang menggunakan plastik.

“Bisa dilihat, ini daerah kemiringan yang seharusnya ini daerah hutan rimbun berubah menjadi perkebunan sayuran dan pakai plastik,” kata Dedi di lokasi bencana.

Menurutnya, lahan di kaki Gunung Burangrang seharusnya ditanami vegetasi lebat dengan akar yang kuat. Namun, kondisi di lapangan menunjukkan terjadinya alih fungsi lahan menjadi perkebunan sayur dengan penggunaan plastik yang dinilai membuat daerah resapan air tidak berfungsi.

“Kalau lihat ini saya sudah bisa menebak (apa penyebabnya). Tanahnya subur jadi mudah lepas,” ujarnya.

Dedi menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menata ulang wilayah rawan bencana dengan mengembalikan lahan kritis sesuai fungsinya. Ia menyebut opsi relokasi bagi kawasan yang dinilai berisiko.

“Kami ingin daerah-daerah yang rawan ini direlokasi saja. Fungsi-fungsi alam dikembalikan,” kata Dedi.

Ia juga menilai banyak bencana alam dipicu pola tata ruang yang keliru sejak awal, sehingga lahan pada kemiringan tertentu beralih fungsi dan menjadi lahan kritis. Dedi menekankan kawasan seperti itu tidak semestinya digunakan untuk kebun sayur.

“Kita sudah salah dari awalnya. Daerah-daerah seperti ini tidak layak menjadi kebun sayur. Layaknya jadi hutan bambu,” tuturnya.