BERITA TERKINI
Daftar 10 Orang Terkaya di AS Sepanjang Sejarah, dari Era Industrialis hingga Teknologi

Daftar 10 Orang Terkaya di AS Sepanjang Sejarah, dari Era Industrialis hingga Teknologi

Amerika Serikat (AS) selama ini dikenal sebagai negara dengan pengaruh besar di bidang politik, militer, dan ekonomi. Dalam konteks kekayaan, daftar orang terkaya dunia saat ini juga banyak diisi oleh warga AS, sehingga sosok terkaya di AS kerap identik dengan yang terkaya di dunia.

Menariknya, puncak kekayaan tersebut bukan datang dari kalangan politik atau militer, melainkan dari sektor teknologi yang produknya digunakan luas di berbagai negara. Meski demikian, kekayaan besar juga pernah lahir dari era industrialisasi AS, ketika monopoli dan regulasi yang terbatas memungkinkan akumulasi kekayaan terjadi sangat cepat.

Dalam daftar orang terkaya di AS sepanjang sejarah, Elon Musk—pemilik Tesla dan SpaceX—menempati posisi teratas. Kekayaan bersihnya diperkirakan mencapai US$744,6 miliar atau sekitar Rp12.516 triliun (kurs Rp16.810/US$), yang mencerminkan pertumbuhan Tesla dan SpaceX. Selain Musk, sejumlah tokoh teknologi lain seperti Larry Page, Sergey Brin, Jeff Bezos, dan Mark Zuckerberg juga masuk jajaran teratas.

Di sisi lain, tokoh-tokoh era industri tetap tercatat sebagai pemilik kekayaan yang sangat besar jika disesuaikan dengan nilai saat ini. John D. Rockefeller dari Standard Oil disebut memiliki kekayaan pada masanya mencapai US$499 miliar, sementara Andrew Carnegie dari Carnegie Steel mencapai US$460 miliar.

Berikut daftar 10 orang terkaya di AS sepanjang sejarah, dari era industrialis hingga masa kini.

1. Elon Musk (Tesla dan SpaceX)
Elon Musk berada di posisi pertama dalam daftar orang terkaya di AS pada 2025. CEO Tesla ini juga dikenal sebagai pemilik SpaceX, perusahaan swasta yang berfokus pada pembuatan roket dan transportasi luar angkasa. Kekayaan bersihnya diperkirakan US$744,6 miliar atau sekitar Rp12.516 triliun.

2. John D. Rockefeller (Standard Oil)
Rockefeller mendominasi industri minyak pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20 sebagai pendiri Standard Oil Company pada 1870. Perusahaannya pernah menguasai sekitar 90% pangsa pasar pada puncaknya dan menjadikannya miliarder pertama di dunia. Kekayaannya pada masanya disebut mencapai US$499 miliar.

3. Andrew Carnegie (Carnegie Steel)
Andrew Carnegie, pengusaha berdarah Amerika-Skotlandia, membangun kekayaan lewat industri baja melalui Carnegie Steel pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20. Ia mendirikan Carnegie Steel Company yang menjadi perusahaan industri terbesar dan paling menguntungkan di dunia pada 1890-an, sebelum kemudian dijual ke J.P. Morgan yang membentuk U.S. Steel. Kekayaannya saat masih aktif memimpin disebut mencapai US$460 miliar.

4. Cornelius Vanderbilt (Accessory Transit Company)
Cornelius Vanderbilt membangun bisnis di bidang perkapalan dan perkeretaapian di bawah bendera Accessory Transit Company. Ia dikenal sebagai tokoh legendaris abad ke-19, dan kekayaannya disebut sebagai salah satu yang terbesar jika dibandingkan dengan nilai ekonomi Amerika pada masa itu. Kekayaannya diperkirakan mencapai US$275 miliar.

5. Larry Page (Google)
Larry Page merupakan pendiri Google dan pernah menjabat CEO Alphabet Inc. hingga 2019. Meski sudah mundur dari posisi CEO, ia masih menjadi anggota dewan perusahaan. Kekayaannya tercatat mencapai US$258 miliar.

6. Larry Ellison (Oracle)
Larry Ellison adalah pendiri Oracle dan melepaskan peran CEO pada 2014 setelah 37 tahun memimpin. Oracle tumbuh antara lain melalui akuisisi, termasuk pembelian perusahaan catatan kesehatan elektronik Cerner pada 2021 senilai Rp433 triliun. Kekayaannya mencapai US$249 miliar.

7. Jeff Bezos (Amazon)
Jeff Bezos mendirikan Amazon pada 1994 dari garasinya di Seattle. Ia mengundurkan diri sebagai CEO pada 2021 untuk menjadi ketua eksekutif. Bezos juga memiliki The Washington Post dan Blue Origin. Kekayaannya saat ini mencapai US$244 miliar.

8. Sergey Brin (Google)
Sergey Brin merupakan pendiri Google bersama Larry Page. Total kekayaannya disebut mencapai US$238 miliar.

9. Mark Zuckerberg (Facebook dan Meta)
Mark Zuckerberg mendirikan Facebook pada 2004 bersama Dustin Moskovitz, Eduardo Saverin, dan Chris Hughes saat masih menjadi mahasiswa Harvard University. Kini ia memimpin Meta Inc., perusahaan induk yang menaungi sejumlah platform, termasuk Instagram dan WhatsApp. Kekayaannya tercatat sebesar US$227 miliar.

10. Jensen Huang (NVIDIA)
Jensen Huang adalah salah satu pendiri sekaligus CEO NVIDIA. Per Januari 2025, kekayaan bersihnya disebut mencapai US$165 miliar. NVIDIA juga dikenal sebagai salah satu perusahaan yang terlibat dalam perkembangan artificial intelligence (AI).