Pada 23 Mei, Komite Rakyat Kelurahan Hoi An Dong, Kota Da Nang, menyelenggarakan “Festival Kue Tradisional Hoi An Dong 2026” untuk mempromosikan esensi kuliner tradisional Quang Nam sekaligus memperkenalkan keindahan budaya lokal kepada warga dan wisatawan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dukungan bagi rangkaian Da Nang Food Tour 2026. Melalui festival tersebut, penyelenggara menargetkan penguatan promosi wisata budaya dan kuliner, seraya mendorong pelestarian nilai-nilai tradisional setempat.
Di area festival, zona demonstrasi dan pengalaman membuat kue tradisional tampak ramai dikunjungi. Pengunjung tidak hanya mencicipi aneka kue khas, tetapi juga dapat mengikuti tahapan pembuatan, mulai dari menggiling tepung, menuang adonan, membungkus dengan daun, hingga mengukus kue.
Sejumlah hidangan yang akrab di masyarakat diperkenalkan, seperti banh beo, banh bot loc, banh xeo, dan banh it la gai. Sajian tersebut ditampilkan bersama cerita-cerita budaya yang terkait dengan kehidupan masyarakat Quang Nam, sehingga menghadirkan pengalaman yang lebih hidup bagi pengunjung.
Di dekat area pertunjukan, ruang pamer “Nampan Kue Tradisional Quang Nam” juga menarik perhatian. Nampan kue ditata berdasarkan tema-tema seperti “Jiwa Pedesaan Quang Nam”, “Warna Festival”, dan “Cita Rasa Lezat Rumahan”, yang menonjolkan keterampilan, kreativitas, serta kekayaan identitas kuliner lokal.
Festival ini turut diramaikan oleh lebih dari 20 gerai yang menjual kue tradisional, produk OCOP, dan makanan khas daerah, menciptakan ruang kuliner yang beragam bagi pengunjung.
Salah satu daya tarik baru tahun ini adalah kegiatan “Paspor Kuliner” yang ditujukan bagi wisatawan internasional. Dengan paspor tersebut, pengunjung dapat menjelajahi kuliner Quang Nam, mengumpulkan stempel setiap kali menikmati hidangan di stan-stan makanan, dan memperoleh suvenir setelah mengoleksi lima stempel.
Menurut penyelenggara, program “Paspor Kuliner” dirancang untuk meningkatkan interaksi sekaligus memberi pengalaman yang berbeda, sehingga membantu wisatawan membangun kesan tentang budaya kuliner Hoi An Dong.
Wakil Ketua Komite Rakyat Kelurahan Dong Hoi An, Nguyen Thi Hong, mengatakan kuliner tidak hanya memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi bagian dari memori budaya tanah air. Ia menyebut berbagai kue tradisional seperti banh it la gai, banh to, banh beo, banh nam, banh dap, banh xu xe, dan banh in telah menjadi nilai yang akrab lintas generasi di Provinsi Quang Nam.
Ia menambahkan, setiap kue bukan hanya memiliki cita rasa khas, tetapi juga memuat cerita tentang desa kerajinan tradisional, tangan terampil para perempuan, serta ketekunan para petani di Quang Nam.
Festival yang berlangsung hingga 24 Mei ini diharapkan menjadi destinasi menarik dalam rangkaian kegiatan pariwisata dan budaya Kota Da Nang. Melalui penyelenggaraan festival, masyarakat setempat berharap dapat melestarikan dan menyebarkan nilai kue tradisional, sekaligus secara bertahap membentuk produk wisata budaya dan kuliner yang berkarakter, agar cita rasa lokal tidak hanya memikat wisatawan, tetapi juga menjadi bagian dari identitas pariwisata Da Nang menuju pembangunan berkelanjutan.

