BERITA TERKINI
Cara Menyuburkan Tanaman Cabai Tanpa Garam, Pakai Kepala Lele dan Gula Jawa

Cara Menyuburkan Tanaman Cabai Tanpa Garam, Pakai Kepala Lele dan Gula Jawa

Tanaman cabai menjadi salah satu pilihan yang banyak ditanam di pekarangan rumah karena hasil panennya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan memasak. Namun, sejumlah pemula kerap bingung bagaimana merawat cabai agar tumbuh subur dan berbuah lebat. Jika perawatan kurang tepat, tanaman cabai bisa mengering bahkan mati.

Salah satu upaya yang umum dilakukan untuk menjaga pertumbuhan cabai adalah pemberian pupuk secara rutin. Selama ini, ada yang menggunakan garam dengan cara menaburkannya merata di media tanam. Meski begitu, terdapat alternatif lain yang disebut dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman.

Pengguna Instagram @infarm.id membagikan cara meracik pupuk untuk tanaman cabai tanpa menggunakan garam. Dalam video yang diunggah, bahan utama pupuk berasal dari kepala dan jeroan lele, termasuk bagian seperti tulang dan sisik. Kepala lele terlebih dahulu dipukul-pukul menggunakan ulekan agar unsur di dalamnya keluar.

Setelah itu, remukan kepala lele dimasukkan ke dalam wadah berisi 2 liter air. Berikutnya ditambahkan cairan EM4 sebanyak 30 ml, lalu diaduk hingga tercampur rata. Campuran tersebut kemudian diberi tambahan gula jawa yang sudah disisir. Setelah semua bahan tercampur, wadah ditutup rapat dan didiamkan selama tiga minggu.

Usai didiamkan tiga minggu, larutan pupuk dapat digunakan. Cara pemakaiannya, 20 ml cairan pupuk dicampurkan ke dalam 1 liter air, lalu diaduk hingga merata. Larutan tersebut kemudian disiramkan ke tanaman cabai dan dilakukan secara rutin agar tanaman dapat berbuah maksimal.

Masih mengacu pada informasi yang dikutip dari jombangkab.go.id, kandungan asam amino pada kepala lele disebut dapat menjadi nutrisi yang dibutuhkan tanaman. Dengan nutrisi yang tercukupi, tanaman berpotensi menghasilkan buah dalam jumlah lebih banyak dan berkualitas.