BERITA TERKINI
Cara Menyimpan Daun Bawang agar Tetap Segar Lebih Lama di Kulkas

Cara Menyimpan Daun Bawang agar Tetap Segar Lebih Lama di Kulkas

Daun bawang menjadi salah satu bahan dapur penting dalam berbagai masakan Indonesia, mulai dari pelengkap sup, martabak telur, hingga tumisan. Namun, banyak orang menghadapi masalah yang sama: daun bawang cepat layu, berlendir, atau membusuk hanya dalam beberapa hari jika penyimpanannya kurang tepat.

Berbeda dengan bawang bombay atau bawang merah yang cenderung lebih tahan disimpan di suhu ruang pada tempat kering dan gelap, daun bawang memerlukan perlakuan khusus, terutama terkait suhu dan kelembapan. Panduan yang dilansir Martha Stewart menekankan bahwa penyimpanan di lemari es menjadi kunci untuk menjaga kesegaran daun bawang lebih lama.

Menyimpan daun bawang dalam kondisi utuh

Metode yang paling disarankan adalah menyimpan daun bawang dalam kondisi utuh, tanpa dipotong terlebih dahulu. Cara ini dinilai membantu mempertahankan kelembapan alami pada batang sekaligus menjaga cita rasa khasnya. Selain itu, lapisan luar yang masih utuh dapat menjadi pelindung alami yang memperlambat pembusukan karena mengurangi risiko bakteri masuk ke bagian dalam.

Langkah awalnya adalah membersihkan kotoran atau sisa tanah yang menempel dengan membilas perlahan menggunakan air dingin. Setelah itu, daun bawang perlu dikeringkan dengan saksama. Kelembapan berlebih di permukaan dapat memicu pertumbuhan bakteri pembusuk, sehingga penting memastikan tidak ada tetesan air tersisa sebelum disimpan.

Untuk penyimpanan di kulkas, daun bawang disarankan diletakkan di laci khusus sayuran (crisper drawer) yang dirancang menjaga kelembapan dan sirkulasi udara bagi sayuran. Daun bawang bisa dimasukkan ke kantong plastik yang longgar atau wadah berventilasi. Menyisipkan tisu dapur di dalam wadah atau plastik juga dianjurkan untuk menyerap kondensasi atau kelembapan yang muncul selama pendinginan agar daun bawang tidak menjadi lembek.

Jika memungkinkan, akar serta bagian hijau tua daun bawang sebaiknya dibiarkan tetap utuh. Namun, bila ruang kulkas terbatas, memotong bagian atas diperbolehkan dengan catatan potongannya disimpan terpisah dan tetap dalam kondisi kering.

Jauhkan dari buah penghasil etilen

Penempatan daun bawang di dalam kulkas juga berpengaruh. Daun bawang disarankan tidak disimpan berdekatan dengan buah penghasil gas etilen, seperti apel, pir, dan pisang. Gas etilen merupakan hormon pematangan alami pada buah yang dapat mempercepat proses pembusukan pada sayuran sensitif, sehingga daun bawang berisiko lebih cepat menguning dan layu.

Jika daun bawang sudah dipotong

Dalam situasi tertentu, daun bawang kerap dipotong lebih dulu demi kepraktisan memasak. Jika memilih cara ini, potongan daun bawang sebaiknya disimpan dalam wadah kedap udara yang benar-benar kering. Tisu dapur dapat digunakan sebagai pelapis di dalam wadah untuk membantu menyerap kelembapan yang keluar dari potongan daun bawang.

Dengan memperhatikan tahapan pembersihan, pengeringan, pemilihan wadah, serta pengaturan letak penyimpanan di kulkas, daun bawang dapat bertahan lebih lama dalam kondisi segar dan beraroma, sekaligus membantu mengurangi limbah makanan di rumah tangga.