Kompor menjadi salah satu peralatan dapur yang hampir digunakan setiap hari. Agar tetap awet, kompor perlu dirawat secara rutin, salah satunya dengan membersihkannya secara menyeluruh.
Selain kompor tungku, kompor gas tanam kerap dipilih karena desainnya yang minimalis. Namun, karena sering dipakai, permukaan kompor tanam juga rentan terkena noda, termasuk noda minyak yang sulit dihilangkan. Saat dibersihkan hanya dengan cara dilap, noda minyak bisa membuat permukaan kompor terasa licin. Jika dibiarkan, tampilan kompor dapat terlihat semakin kotor dan kusam.
Sejumlah orang menggunakan cairan pembersih khusus maupun bahan dapur untuk mengatasi noda membandel. Salah satu bahan yang kerap dipakai adalah cuka. Berdasarkan keterangan di situs nationnalsciencefoundation.com, kandungan asam asetat pada cuka dinilai dapat membantu mengangkat noda. Cara yang umum dilakukan adalah menyemprotkan larutan cuka ke seluruh permukaan kompor, lalu mengusapnya dengan lap hingga bersih.
Meski demikian, tidak semua orang nyaman dengan aroma cuka yang kuat. Asam asetat yang tinggi pada cuka memang dikenal memiliki bau menyengat khas.
Alternatifnya, cuka bisa diganti dengan bahan dapur lain untuk membersihkan kompor tanam. Hal ini ditunjukkan pengguna TikTok @juraganabyan dalam sebuah unggahan video. Ia memperlihatkan kondisi kompor tanamnya setelah digunakan untuk menggoreng ayam.
“Ini kompor aku terasa minyakan, jadi kerasa kotor banget gitu, lho,” ujarnya dalam video tersebut.

