BERITA TERKINI
Beragam Cara Membersihkan Lumut Membandel di Lantai, dari Baking Soda hingga Pressure Washer

Beragam Cara Membersihkan Lumut Membandel di Lantai, dari Baking Soda hingga Pressure Washer

Lantai yang ditumbuhi lumut kerap membuat rumah terlihat kotor dan lembap. Selain mengganggu tampilan, lumut juga dapat membuat permukaan lantai menjadi licin dan berisiko membahayakan penghuni rumah.

Jika dibiarkan, lumut disebut dapat merusak permukaan lantai serta memicu bau tidak sedap. Karena itu, pembersihan perlu dilakukan sejak awal sebelum lumut menyebar lebih luas.

Sejumlah metode pembersihan bisa dilakukan dengan bahan sederhana yang umumnya tersedia di dapur, tanpa harus selalu mengandalkan cairan kimia. Berikut beberapa pilihan bahan dan cara penggunaannya.

1. Baking soda
Baking soda dikenal sebagai bahan pembersih serbaguna. Caranya, taburkan baking soda secara merata pada permukaan lantai yang berlumut. Ratakan menggunakan sapu atau biarkan semalaman agar bekerja lebih maksimal. Setelah itu, gosok dengan sikat berbulu keras dan bilas hingga bersih. Metode ini dinilai aman, murah, dan ramah lingkungan, namun membutuhkan waktu lebih lama untuk hasil maksimal.

2. Campuran air panas dan soda
Untuk lumut yang menutupi area lebih luas, campuran air panas dan soda dapat menjadi pilihan. Siapkan sekitar 10 liter air panas, lalu tambahkan 15–20 gram soda dan aduk hingga larut. Siramkan pada lantai berlumut dan biarkan beberapa jam. Setelah lumut melunak, sikat dengan kuat lalu bilas. Cara ini efektif untuk area luas, meski memerlukan tenaga ekstra saat menyikat.

3. Menggunakan cola
Minuman bersoda seperti cola juga dapat dimanfaatkan. Kandungan asam fosfor di dalamnya disebut membantu lumut lebih mudah terkelupas. Tuangkan cola langsung ke lantai berlumut, tunggu beberapa menit, lalu sikat dan bilas dengan air bersih. Bahan ini mudah ditemukan, tetapi jika tidak dibilas tuntas dapat meninggalkan noda lengket.

4. Cuka dapur
Cuka tidak hanya digunakan untuk memasak, tetapi juga dapat membantu mengatasi lumut. Masukkan cuka ke botol semprot, semprotkan secukupnya pada area berlumut, lalu diamkan 15–20 menit. Setelah itu sikat hingga bersih dan ulangi bila diperlukan. Cuka disebut sebagai bahan alami yang tidak merusak lantai, meski baunya cukup menyengat.

5. Pemutih (bleach)
Untuk lumut yang sudah tebal dan sulit dibersihkan, campuran pemutih dapat digunakan. Campurkan 1 gelas pemutih dengan 1 galon air, lalu tambahkan sedikit sabun cair agar lebih efektif. Siramkan ke lantai, diamkan sekitar 5 menit, kemudian bilas dengan air bersih dalam jumlah banyak. Metode ini cepat dan efektif, namun disarankan tidak digunakan di dekat tanaman karena berpotensi merusak.

6. Air mendidih
Metode sederhana lainnya adalah menggunakan air mendidih. Rebus air hingga mendidih, lalu siramkan langsung pada lantai yang berlumut. Sikat segera selagi hangat dan bilas hingga bersih. Cara ini praktis, tetapi lebih cocok untuk area kecil.

7. Pressure washer
Jika tersedia, alat semprot bertekanan tinggi (pressure washer) dapat mempercepat proses pembersihan, terutama untuk area luas. Arahkan semprotan air langsung ke lantai dan gunakan nozzle yang sesuai agar hasil lebih optimal. Setelah itu, bilas hingga bersih dan biarkan kering. Metode ini dinilai cepat, namun harga alatnya relatif mahal.

Langkah pencegahan agar lumut tidak cepat tumbuh kembali
Pembersihan lumut perlu diikuti upaya pencegahan. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain memastikan area lantai mendapat sinar matahari yang cukup, serta rutin menyapu dan mengepel agar permukaan tidak lembap.