BERITA TERKINI
Bakso Qiana di Tebo Bertahan Enam Tahun dan Buka Cabang di Bungo

Bakso Qiana di Tebo Bertahan Enam Tahun dan Buka Cabang di Bungo

Bakso Qiana menjadi salah satu usaha kuliner yang menonjol di tengah pertumbuhan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Provinsi Jambi. Berbasis di Kabupaten Tebo, usaha ini dikenal luas oleh pencinta kuliner setempat dan perlahan berkembang menjadi contoh ketekunan pelaku UMKM lokal dalam bertahan sekaligus memberi dampak ekonomi bagi lingkungan sekitar.

Warung Bakso Qiana berlokasi di Jalan Lintas Tebo–Jambi Km 02, Bedaro Rampak, Kecamatan Tebo Tengah, tepat di seberang Toko Cat Jotun. Aktivitas pembeli tampak ramai dari siang hingga malam, dengan antrean yang kerap terlihat untuk menikmati menu andalan mereka, Bakso Kuah Merapi.

Di tengah menjamurnya usaha makanan modern dan waralaba, Bakso Qiana disebut mampu mempertahankan ciri khas tradisional dengan sentuhan inovasi yang dekat dengan selera masyarakat. Salah satu pendekatan yang ditekankan adalah menjaga konsistensi rasa, di saat banyak usaha kuliner viral kerap muncul sesaat lalu meredup.

Beberapa menu yang banyak dicari antara lain bakso urat dengan tekstur padat dan kenyal, serta bakso kriwil yang menawarkan sensasi gurih berbeda. Keduanya dipadukan dengan kuah merapi yang pedas namun tetap segar. Perpaduan tersebut disebut menjadi alasan pelanggan datang kembali, termasuk dari luar daerah.

Dari sisi harga, Bakso Qiana menawarkan satu porsi dengan kisaran Rp10 ribu hingga Rp20 ribu. Rentang harga ini membuatnya terjangkau bagi berbagai kalangan, mulai dari pelajar, pekerja harian, hingga keluarga. Pilihan topping seperti sosis dan varian double topping juga disediakan sebagai variasi menu, terutama untuk menarik minat konsumen yang menyukai pilihan lebih beragam.

Pemilik Bakso Qiana, Muhtadin, menyebut perjalanan usaha selama kurang lebih enam tahun tidak berjalan mudah. Persaingan kuliner yang semakin ketat mendorongnya terus berinovasi agar tetap relevan. Seiring berkembangnya usaha, Bakso Qiana kini mempekerjakan 10 orang karyawan.

“Kami bersyukur usaha ini tidak hanya bisa menghidupi keluarga, tetapi juga bisa menjadi jalan rezeki bagi 10 karyawan yang membantu kami sehari-hari,” ujar Muhtadin.

Ekspansi dilakukan seiring tingginya antusiasme pelanggan. Setelah dikenal di Tebo, Bakso Qiana membuka cabang baru di Dusun Lubuk Landai, Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas, Kabupaten Bungo. Pembukaan cabang ini disebut sebagai upaya menjawab permintaan pelanggan yang sebelumnya harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk menikmati Bakso Qiana.

Muhtadin berharap kualitas rasa dan pelayanan di cabang baru dapat dipertahankan seperti di pusat usaha mereka di Tebo. Kisah Bakso Qiana pun menjadi gambaran peran UMKM dalam ekonomi daerah, terutama dalam menciptakan lapangan kerja skala lokal dan bertahan melalui konsistensi serta inovasi.