Surabaya tak hanya dikenal sebagai Kota Pahlawan, tetapi juga sebagai salah satu destinasi kuliner yang menawarkan ragam cita rasa. Mulai dari menu pedas, manis, gurih, garing, hingga berkuah, kuliner jalanan atau street food menjadi incaran banyak orang karena mudah ditemukan dan sebagian di antaranya telah hadir sejak puluhan tahun lalu.
Berikut 12 rekomendasi street food di Surabaya yang dapat dijadikan pilihan, dirangkum dari Traveloka dan Lapis Pahlawan (Sabtu, 26/04).
1. Bebek Purnama
Bebek Purnama berlokasi di Jl. Dinoyo No. 4, Keputran, Surabaya, dan buka pukul 16.00–23.00. Warung kaki lima ini dikenal dengan bebek goreng dan serundeng kelapa goreng yang gurih. Hidangan biasanya disantap dengan nasi hangat, sambal pedas, serta lalapan. Selain bebek, tersedia pilihan lauk lain seperti ayam, ati ampela, serta tahu dan tempe.
2. Lontong Balap Pak Gendut
Lontong Balap Pak Gendut berada di Jl. Embong Malang No. 38, Genteng, Surabaya, buka pukul 07.00–23.00. Usaha ini disebut telah beroperasi sejak 1958, sementara nama “Pak Gendut” mulai digunakan pada 1995. Seporsi lontong balap dibanderol mulai Rp 18.000, berisi lontong, lentho, tahu, tauge, sambal petis, kecap, dan kuah gurih. Sate kerang juga tersedia sebagai pelengkap.
3. Gule Maryam H. Safili
Kuliner ini dapat ditemukan di kawasan Ampel, tepatnya di Jl. KH. Mas Mansyur No. 10–14, Surabaya, dengan jam operasional 00.00–07.00 setiap hari. Gule Maryam disajikan bersama roti maryam goreng berbahan tepung gandum dan gule kacang hijau berisi daging kambing. Cara menikmatinya bisa dengan menyiram gule ke roti atau menyobek roti lalu mencelupkannya ke kuah.
4. Rawon Kalkulator
Rawon Kalkulator dikenal karena penjualnya disebut mampu menghitung harga dengan cepat tanpa alat bantu. Dengan harga mulai Rp 20.000, pengunjung dapat menikmati rawon berisi daging sapi dan kuah hitam. Lokasinya berada di Sentra PKL Taman Bungkul, Jl. Raya Darmo, Surabaya, dan buka pukul 09.00–03.00 WIB setiap hari.
5. Soto Ayam Cak To
Soto Ayam Cak To menyajikan soto khas Lamongan dengan isian ayam suwir, tauge, bihun, dan kuah gurih kental. Pengunjung dapat menambahkan bubuk koya sepuasnya serta perasan jeruk nipis. Warung ini beralamat di Jl. Undaan Wetan No. 36, Ketabang, Surabaya, dan buka Senin–Sabtu pukul 05.30–16.30 WIB.
6. Bubur Ayam Spensix Bang Salim
Bubur Ayam Spensix Bang Salim dikenal sebagai pilihan sarapan, dinamai “Spensix” karena dulu berjualan di sekitar SMPN 6 Surabaya. Satu porsi bubur berisi ayam suwir, daun bawang, potongan cakwe, dan bawang goreng. Lokasinya di Jl. Raya Gubeng No. 66, Surabaya, buka setiap hari pukul 07.00–11.00 WIB.
7. Warung Sego Tempe Penyet Mbak Noer
Warung penyetan di kawasan Wonokromo ini disebut berjualan sejak 2004. Menu utamanya tempe penyet sambal, disertai aneka lauk rumahan seperti ikan (pe dan mujair), ayam, bebek, telur, hingga jeroan. Warung ini buka dari pukul 09.00 hingga 02.00 dini hari.
8. Rujak Cingur Genteng Durasim
Rujak cingur merupakan kuliner khas Surabaya yang menggunakan cingur atau moncong sapi, dengan bumbu berbasis petis yang menjadi ciri khas Jawa Timur. Rujak Cingur Genteng Durasim disebut telah ada sejak 1943. Dalam satu porsi terdapat irisan tahu, tempe, aneka sayuran, serta beberapa buah.
9. Bebek Tugu Pahlawan
Nasi Bebek Tugu Pahlawan disebut sebagai kuliner legendaris yang telah hadir sejak 1989. Lokasinya berada tepat di seberang Tugu Pahlawan. Warung kaki lima ini dikenal sebagai salah satu tujuan favorit pemburu kuliner, dan disebut pernah disinggahi mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri.
10. Sop Kaki Kambing Bang Oya
Sop Kaki Kambing Bang Oya berlokasi di Jalan Kedung Doro No. 107. Menu ini terdiri dari potongan daging kambing dan kaki kambing yang disajikan dengan kuah kaldu kental. Hidangan ini kerap dicari untuk kuliner malam dan disebut cepat habis karena banyak peminat.
11. Paguyuban Blimbing Ria
Paguyuban Blimbing Ria merupakan kawasan yang dipenuhi kedai dan warung makan tradisional, menyediakan pilihan dari makanan ringan hingga makanan berat. Di kawasan ini, menu yang disebut paling dicari antara lain kikil sapi serta lontong balap yang dilengkapi sate kerang.
12. Pecel Semanggi
Pecel semanggi menggunakan tumbuhan semanggi yang dikukus, lalu disiram bumbu berbahan ketela rambat. Umumnya disajikan bersama kecambah, kangkung, dan kerupuk uli dari beras. Penambahan sambal dapat dilakukan bagi penyuka rasa pedas, dengan perpaduan bumbu manis dan sayuran kukus yang lembut.

