BERITA TERKINI
Zaidul Akbar Ingatkan Dampak Minuman Manis: Picu Ketergantungan dan Berisiko bagi Kesehatan

Zaidul Akbar Ingatkan Dampak Minuman Manis: Picu Ketergantungan dan Berisiko bagi Kesehatan

Dokter Zaidul Akbar mengingatkan kebiasaan mengonsumsi minuman manis dapat memicu ketergantungan. Ia menjelaskan, minuman manis dapat memicu kenaikan hormon dopamin yang efeknya bersifat sementara, sehingga menimbulkan apa yang ia sebut sebagai “kebahagiaan palsu”. Ketika efek tersebut menurun, tubuh akan meminta asupan manis lagi dan lagi.

“Makanya kalau orang yang banyak makan gula, gula pasir dan segala macam bentuk turunannya, dia habis makan dia minta lagi, minta lagi untuk memberikan sensasi kebahagiaan palsu dalam dirinya,” kata Zaidul Akbar.

Dalam kesempatan berbeda, Zaidul Akbar juga menyoroti risiko konsumsi minuman manis, terutama bagi perempuan. Menurutnya, banyak masalah kesehatan pada wanita dikaitkan dengan konsumsi gula pasir, termasuk kanker dan gangguan hormon. “Sebagian besar masalah penyakit termasuk kanker dan gangguan hormon pada wanita berasal dari gula,” tulisnya, sebagaimana dikutip dari akun Instagram @zaidulakbar.

Ia menilai masih banyak orang yang belum menyadari dampak buruk gula pasir. Zaidul Akbar menyebut sejumlah masalah kesehatan yang menurutnya dapat dipicu oleh gula pasir pada wanita, antara lain masalah menstruasi, mandul, gangguan suasana hati, stroke, penyakit jantung, serta masalah ginjal.

“Masalah gangguan menstruasi, ke mandulan, mood bermasalah, stroke, penyakit jantung dan masalah ginjal tiroid bisa dari gula pasir,” ujarnya.

Zaidul Akbar menyarankan masyarakat mulai mengurangi secara bertahap makanan dan minuman yang menggunakan pemanis gula pasir. Ia juga menyebut dampak gula pasir tidak hanya berkaitan dengan kesehatan rahim pada perempuan, tetapi juga dapat berdampak buruk pada kesehatan perut pada laki-laki. Selain itu, menurutnya, konsumsi berlebihan makanan dan minuman manis dari gula pasir dapat memicu emosi yang tidak terkontrol dan gangguan pencernaan.