BERITA TERKINI
Whip Pink Ramai di Media Sosial: Tabung Nitrous Oxide untuk Kuliner yang Disorot karena Dugaan Penyalahgunaan

Whip Pink Ramai di Media Sosial: Tabung Nitrous Oxide untuk Kuliner yang Disorot karena Dugaan Penyalahgunaan

Istilah “Whip Pink” atau “Whippink” belakangan ramai diperbincangkan di media sosial Indonesia. Fenomena ini menarik perhatian warganet sekaligus memunculkan perdebatan mengenai fungsi, risiko, dan dampaknya, terutama setelah beredar konten yang menampilkan penggunaan di luar kebutuhan kuliner.

Whip Pink pada dasarnya merujuk pada tabung gas kecil berisi Nitrous Oxide (N2O). Dalam dunia kuliner, gas ini umum dipakai untuk membantu pembuatan whipped cream atau krim kocok. Nitrous Oxide berperan mendorong krim keluar dari alat cream whipper sehingga menghasilkan tekstur busa yang halus.

Penggunaan Nitrous Oxide untuk kebutuhan baking dan minuman kekinian selama ini dikenal sebagai praktik yang lazim. Namun, belakangan istilah Whip Pink menjadi viral di platform seperti TikTok dan Instagram dalam konteks yang berbeda dari fungsi asalnya.

Perbincangan menguat setelah tabung gas tersebut kerap muncul dalam beragam konten, mulai dari unggahan bernuansa lucu dan estetis hingga konten yang mengaitkannya dengan gaya hidup malam atau tren “nge-fly”. Dalam sejumlah unggahan, gas itu terlihat tidak digunakan untuk tujuan kuliner, melainkan dikaitkan dengan upaya menghasilkan sensasi euforia atau “mabuk” singkat.

Isu ini semakin ramai setelah beberapa konten warganet mengaitkan Whip Pink dengan kabar kematian seorang selebgram. Kaitan tersebut membuat publik kian penasaran sekaligus mempertanyakan apa sebenarnya produk tersebut dan bagaimana penggunaannya.