Budi menilai model bisnis waralaba dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang memiliki modal usaha namun masih ragu menentukan jenis bisnis yang akan dijalankan. Melalui skema waralaba, pelaku usaha dinilai tidak perlu membangun merek, sistem operasional, maupun manajemen bisnis dari awal.
"Saya kira model bisnis waralaba ini salah satu alternatif ketika kita, teman-teman UMKM juga yang ingin membuka usaha yang tidak harus dimulai dari nol ya. Kadang-kadang kalau, kalau teman-teman misalnya punya modal itu suka bingung mau bikin usaha apa. Kalau mulai dari nol itu oh pikirannya ke mana-mana terus akhirnya karena banyak yang dipikirkan malah gak jadi. Tetapi salah satu solusinya adalah dengan waralaba," ujar Budi di Jakarta, dikutip Selasa (23/6/2026).
Menurut Budi, keberlangsungan usaha dalam sistem waralaba relatif lebih terjamin karena produk, tata kelola, dan pola bisnis yang dijalankan telah teruji. Ia menggambarkan keterlibatan dalam waralaba sebagai bentuk penanaman modal yang disertai peran menjalankan kegiatan usaha.
"Ketika kita ikut waralaba kan sebenarnya sudah ada ya, sudah ada barangnya, manajemennya sudah ada, jadi kita seperti ya kurang lebih sebenarnya ambil tanam modal ya, saham gitu ya, tapi dalam bentuk yang berbeda, kita dalam bentuk ikut menjalankan kegiatan usaha itu. Jadi keberlangsungan usaha kita lebih terjamin," ucapnya.
Meski demikian, Budi menegaskan tidak semua usaha dapat langsung diwaralabakan. Ia menyebut Kementerian Perdagangan menerapkan persyaratan ketat agar hanya usaha yang telah terbukti kualitas dan keberlanjutannya yang dapat menawarkan skema waralaba.
"Karena ada syaratnya kan untuk bisa mewaralabakan produknya, ya minimal sudah harus usaha sekian tahun dan mempunyai persyaratan yang ketat, yang diberikan oleh Kementerian Perdagangan. Kita juga tidak ingin setiap usaha itu dengan cepat mewaralabakan ya, karena harus benar-benar teruji jangan sampai nanti diwaralabakan tapi memang terbukti kurang bagus," kata Budi.
Ia menambahkan, pemerintah ingin menjaga kepercayaan masyarakat terhadap industri waralaba sehingga usaha yang menawarkan skema waralaba benar-benar memiliki prospek yang baik.

