Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meminta seluruh sekolah di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, memperkuat edukasi gizi dan kesehatan anak melalui Unit Kesehatan Sekolah (UKS), termasuk dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Munafri menegaskan UKS tidak seharusnya dipahami semata sebagai ruang pertolongan pertama atau tempat siswa beristirahat saat sakit. Menurut dia, UKS perlu berperan sebagai ruang untuk membentuk kebiasaan hidup sehat dan mendorong perubahan perilaku sejak dini.
Pernyataan itu disampaikan Munafri saat peresmian UKS Salewangeeng di UPT SPF SD Inpres Perumnas Antang III, Makassar, Jumat. Dalam kegiatan tersebut, ia didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa. Munafri mengapresiasi peluncuran UKS tersebut dan menekankan pentingnya UKS sebagai fasilitas untuk meningkatkan kualitas generasi muda.
Ia juga menyoroti fenomena pubertas dini serta meningkatnya gangguan kesehatan pada anak usia sekolah dasar. Munafri menyebut kondisi itu dipengaruhi pola hidup yang kurang teredukasi, termasuk konsumsi makanan ultra proses dan siap saji yang dinilai jauh dari nutrisi.
Menurut Munafri, perhatian sekolah selama ini kerap lebih terfokus pada capaian akademik, sementara aspek tumbuh kembang fisik dan psikologis anak belum mendapatkan perhatian yang optimal. Ia menilai anak-anak perlu didukung agar tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki fisik yang kuat dan kondisi psikologis yang sehat.
Selain peran sekolah, Munafri menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dalam memastikan asupan gizi anak terpenuhi dengan baik. Ia menyebut sumber protein seperti telur, ikan, dan daging sebagai pilihan sederhana namun bergizi dan mudah dijangkau.
Munafri mencontohkan Program MBG yang diinisiasi Presiden Prabowo sebagai bagian dari upaya pencegahan kekurangan gizi, tidak hanya bagi siswa, tetapi juga untuk ibu hamil dan ibu menyusui.
Lebih lanjut, ia mendorong penguatan aspek pendidikan, kesehatan, serta keagamaan peserta didik. Peran guru dan tenaga pendidik dinilai penting dalam mendampingi masa tumbuh kembang anak yang disebutnya sebagai fase rawan.
Munafri berharap SD Inpres Perumnas Antang III dapat menjadi percontohan bagi sekolah dasar dan madrasah lainnya di Kota Makassar. Ia menilai pembenahan kesehatan sejak usia sekolah dasar menjadi langkah awal dalam menyiapkan generasi emas Indonesia 2045.

